oleh

Diskusi ke IV DPP ARUN: “Pancasila Tidak Boleh Kalah”

-Utama-732 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Pasca amandemen, banyak batang tubuh di dalam UUD 1945 yang diubah dan tidak sesuai dengan Pancasila, akibatnya banyak produk undang-undang yang dihasilkan bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Karena itu, Pancasila harus menjadi hierarki tertinggi, agar undang-undang yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila gugur, karena dalam tata hierarki perundang-undangan, UU yang di bawah tidak boleh bertentangan dengan yang di atas.

Demikian dikatakan Ketua Umum Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (ARUN) Bob Hasan, SH, MH, dalam diskusi yang bertema “Pancasila Tidak Boleh Kalah” yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (DPP ARUN) di Gedung Pancasila, Cawang, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

Sementara Mayjend TNI (Purn) Lumban Sianipar, SIP, Msc mengatakan, Pancasila menjadi hierarki tertinggi adalah solusi terhadap kondisi bangsa saat ini, Pancasila harus menjadi dasar dalam setiap membuat kebijakan.

“Pancasila itu dasar negara, bukan pilar. Pancasila merupakan konsesus dasar bangsa Indonesia. Pancasila sebagai dasar, lalu ditopang oleh UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. ” kata Lumban.

Sedangkan Habib Muksin yang juga menjadi salah satu narasumber menegaskan Indonesia adalah bangsa yang beragama dan menjunjung tinggi agama. Pancasila merupakan kristalisasi dari poin-poin agama. “Maka jangan benturkan nilai-nilai Pancasila dengan agama dan jangan jadikan Pancasila sebagai alat mendiskriminasi,” katanya.

Diskusi yang dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat ini merupakan diskusi ke-IV yang diselenggarakan oleh DPP ARUN dan merupakan rangkaian untuk memastikan Pancasila memiliki kekuatan untuk meghadapi permasalahan terkini. (Igo)

News Feed