oleh

Ratna Sarumpaet Dimarahi Luhut dan Keluarga Korban KM Sinar Bangun

-Sumatera-360 views

 

Medan, Radar Pagi – Apes benar nasib Ratna Sarumpaet. Mengaku sebagai perwakilan keluarga korban KM Sinar Bangun, aktivis yang sering mengkritik kebikajan pemerintah ini langsung ‘disemprot’ oleh Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan. Bukan cuma itu, Ratna juga dimarahi keluarga korban KM Sinar Bangun.

Peristiwa memalukan ini terjadi ketika Luhut meninjau Posko Tim Pencarian KM Sinar Bangun di Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Senin (2/7/2018). Di sana tiba-tiba Luhut didatangi oleh Ratna Sarumpaet. Kepada Luhut, Ratna mengaku mewakili keluarga para korban dan meminta agar proses evakuasi tidak dihentikan.

Mendengar itu, Luhut menjawab bahwa dirinya tidak ingin berbicara dengan Ratna karena ingin berbicara langsung dengan keluarga para korban. “Saya ke sini (hendak) berbicara langsung dengan keluarga korban, bukan dengan anda,” kataLuhut dengan nada tinggi.

Ratna dan Luhut sempat terlibat perdebatan sengit. Di tengah pertengkaran mulut tersebut, Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberty Panjaitan langsung mencoba menenangkan Ratna. Tapi Ratna malah semakin histeris dan berteriak-teriak.

Seorang perempuan dari pihak keluarga korban kemudian berkata kepada Ratna untuk tidak menyalahkan pemerintah, karena dalam musibah ini, masyarakat juga ada salahnya. Tapi Ratna malah menuduh perempuan tersebut telah dibayar.

“Kamu jangan mau dibayar!” teriak Ratna.

Suasana bertambah kacau Ratna pun kemudian terlibat pertengkaran dengan perempuan tersebut. Di tengah kekacauan, seorang perempuan lain tiba-tiba menangis histeris dan meminta semua pihak untuk diam.

“Saya sudah capek,” jerit perempuan yang kemudian dipeluk supaya tenang ole mantan Wakil Gubernur Sumut Nurhajizah Marpaung.

Luhut dan keluarga para korban serta beberapa pihak terkait lainnya kemudian bergegas naik perahu menuju lokasi tenggelamnya KM Sinar Bangun untuk menabur bunga. Ratna Sarumpaet tentu saja tidak diajak serta. (Marulak)

 

 

 

News Feed