oleh

KOMANDO TangSel Kirim 692 Surat Manifesto Pancasila Hierarki Tertinggi ke DPR dan DPD RI

-Nasional-166 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Presidium Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia Tangerang Selatan (KOMANDO TangSel)  menyerahkan 692 paket surat kepada 11 Komisi DPR RI. Isi surat tersebut merupakan MANIFESTO KOMANDO V hasil Konsolidasi Nasional KOMANDO yang digelar di Gedung Pancasila, Gedung Cawang Kencana pada 7-9 Juli 2018 kemarin.

“Pengiriman hasil manifesto ini merupakan rangkaian yang tidak terputus dari kegiatan Konsolidasi Nasional KOMANDO V” ujar Adit, Rabu, (25/7/18).

Presidium Konsolidasi Mahasiswa Nasional Indonesia Tangerang Selatan (KOMANDO TangSel) , Adit mengatakan, kedatangannya ke gedung DPR adalah untuk menyerahkan hasil Konsolidasi Nasional KOMANDO berupa MANIFESTO KOMANDO V kepada seluruh anggota DPR dan DPD RI 692 Paket surat kami hantar ke 11 Komisi DPR RI.

“Pengiriman hasil manifesto ini merupakan rangkaian yang tidak terputus dari kegiatan Konsolidasi Nasional KOMANDO V” ujar Adit, Rabu, (25/7/18).

“Kami akan mengirimkan Manifesto tersebut kepada seluruh instansi negara, baik itu eksekutif, legislatif, yudikatif, dan instansi terkait lainnya seperti TNI dan Polri. Selain itu, kami juga mengirim Manifesto keseluruh komponen bangsa baik itu pemuda, organisasi masyarakat, OKP (Organisasi Kepemudaan, LSM, dan lainnya sebagai bentuk dalam meyakinkan bahwa pancasila memiliki kekuatan sebagai hierarki tertinggi.” tambahnya.

Adit pun berharap Manifesto tersebut dapat diterima dengan baik serta mampu ditindaklanjuti menjadi hal yang objektif untuk dapat menjawab persoalan bangsa.

Harusnya, lanjut Adit, penyelenggara negara harus mampu menempatkan Pancasila sebagai hierarki tertinggi dalam tata perundang-undangan pada tanggal 17 Agustus 2028 agar itu bisa menjadi kado indah untuk masyarakat Indonesia dalam momentum 73 tahun kemerdekaan.

“Apabila Manifesto tersebut tidak mampu ditindaklanjuti sampai pada tanggal 17 Agustus (2018), maka kami akan menyerukan untuk melakukan gerakan Mogok Nasional pada 28 Oktober 2018 dengan momentum semangat sumpah pemuda” tegasnya. (go)

News Feed