oleh

Di Batam, Neno Warisman Dicap sebagai Pengkhianat NKRI

-Nasional-81 views

 

Batam, Radar Pagi – Selama hampir delapan jam, artis lawas Neno Warisman yang kini aktif sebagai aktivis #2019GantiPresiden dikepung oleh puluhan orang di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau.

Dia dihadang sejak tiba di bandara tersebut pada Sabtu (28/7/2018) sekitar pukul 17.00 dan baru bisa keluar pada Minggu (29/7/2018) dinihari sekitar pukul 01.00.

Dalam video yang beredar di media sosial, Neno mengaku sedih dengan penghadangan tersebut.  “Saya melangkah keluar ada teriakan pengkhianat NKRI, saya sedih banget, kenapa mesti kayak gitu?” ucapnya.

Neno menyesalkan penghadangan itu dilakukan. Dia merasa hanya sebatas ingin menyuarakan pendapat. Apalagi UU menjamin kebebasan berekspresi di negeri ini.

“Gerakan relawan ganti presiden ini juga konstitusional,” katanya

Sementara Ratna Sarumpaet ikut menanggapi penghadangan Neno Warisman. Dalam rilisnya, Minggu (29/7/2018), Ratna meminta Neno mengalah demi menghindari terjadi perang saudara antar rakyat Indonesia.

“Dear Neno dan kawan-kawan, dengan sangat aku memohon, mengalahlah,” ujar Ratna.

Bagi Ratna, penghadangan di Batam telah menyempurnakan perjuangan Neno dalam menyuarakan pergantian presiden. Sebab, tindakan anarkis penghadang itu sudah tersiar hingga ke pelosok negeri dan membuat rakyat paham bahwa negeri ini harus diselamatkan.

“Dengan peristiwa Batam, seluruh Indonesia sudah tersapa dengan baik, paham negeri tercinta ini harus diselamatkan dari rezim yang buruk dengan #2019GantiPresiden,” jelasnya. (kornel)

News Feed