oleh

DPD KNPI Kabupaten Intan Jaya Gelar Orientasi dan Raker

 

Papua, Radar Pagi – Selama 5 tahun caretaker Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Intan Jaya, Propinsi Papua, tidak mengalami perkembangan berarti, akhirnya diambil alih oleh KNPI Propinsi Papua. Dan pada 23 September 2017, Yoakim Mujizau diangkat sebagai Ketua KNPI Kabupaten Intan Jaya.

Setelah 10 bulan lamanya, barulah pada Sabtu, 28 Juli 2018 kemarin, DPD KNPI Intan Jaya berkesempatan menggelar acara Orientasi dan Rapat Kerja (Raker) pertama, bertempat di Hotel Mahafira Kabupaten Nabire.

“Ini pertama kali kami adakan kegiatan Orientasi dan Raker Kabupaten Intan Jaya,” kata Yoakim saat dihubungi Radar Pagi melalui selular, Minggu (29/7/2018).

Menurut Yoakim, Raker dan Orientasi ini digelar mengikuti arahan Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni, SS, M.Si, supaya pemuda-pemuda Intan Jaya yang tergabung dalam DPD KNPI Kabupaten Intan Jaya dapat lebih mengenal apa itu KNPI, sehingga tidak lagi muncul anggapan bahwa KNPI itu ibarat kucing di dalam karung.  

“Jadi bisa lihat apa di dalam itu warna hitam atau putih. Kalau tidak ada orientasi dan musda, ibaratnya kita tidak tahu jantan atau betina, kita tidak tahu,” jelasnya.

Melalui orientasi dan raker inilah, kata Yoakim, para pemuda diajarkan mengenai organisasi KNPI secara keseluruhan. “Di masa orientasi ini kita diajar, kita disampaikan bahwa tupoksi OKP-OKP seperti ini, kerja organisasi seperti ini, protap organisasi dan itu diajarkan di sini, sehingga kita sengaja undang orang KNPI Provinsi dalam hal ini Sekretaris KNPI Provinsi dan Wakil Ketua dua KNPI Provinsi,” katanya.

Ketua KNPI Kabupaten Intan Jaya Yoakim Mujizau

Yoakim menilai dengan dihadirkannya KNPI Provinsi maka dapat memberikan arahan yang baik bagi pengurus maupun anggota KNPI Kabupaten Intan Jaya. Di samping itu juga ada pengurus KNPI tingkat Distrik yang akan dilantik nantinya. Semuanya berjumlah 6 distrik.

“Tapi kalau pelantikan KNPI tingkat kecamatan, akan dilakukan sendiri oleh KNPI Kabupaten Intan Jaya,” jelasnya.

Yoakim juga menambahkan, bahwa kehadiran KNPI bukan untuk membedakan ras maupun suku, kehadiran KNPI sendiri untuk mengkaderkan generasi yang baik dan matang. Menurutnya, KNPI berdiri tegas dan independen. Dalam organisasi ini tidak mengenal lawan politik, tidak mengenal suku.  

“Dalam organisasi ini kita semua sama, beragam suka bangsa, ras, agama dan budaya yang ada di indonesia ini,” kata Yoakim.

“jadi silahkan, mari pemuda-pemuda Intan Jaya bergabung dalam wadah KNPI ini untuk kita kembangkan kita punya visi kedepan kita punya cita-cita kita tuangkan ide-ide kita kembangkan kita punya talenta yang ada kita jangan tercerai berai,” tambahnya. (Om Yan)

News Feed