oleh

Lombok Gempa Setelah TGB Dukung Jokowi?

-Nasional-79 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Belakangan ini bermunculan komentar di media sosial bahwa gempa Lombok merupakan azab yang terjadi akibat Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) mendukung Jokowi dalam pilpres 2019 mendatang.  ‎

Terkait hal itu, TGB meminta semua pihak agar tidak mempolitisasi gempa bumi yang terjadi di Lombok.

“Gempa itu kemanusiaan, enggak usah dipolitisasi,” ujar TGB di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin.

Menurut TGB, dukungan politik dirinya kepada Jokowi tidak sepantasnya dikaitkan dengan musibah gempa bumi yang terjadi di Lombok. Musibah yang terjadi bukan berarti Allah sedang marah.

“Menurut saya cara pandang‎ itu menunjukkan kecacatan dalam keimanan, karena semua takdir baik atau buruk itu ketetapan Allah. Jadi repot juga kalau mengukur bahwa suatu musibah itu tanda Allah marah,” papar TGB.

‎Menurut pria bernama asli Zainul Majdi ini, semua fenomena alam bisa dijelaskan secara ilmiah. Sedangkan penjelasan dari kacamata agamanya adalah takdir dari Tuhan.

“Dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, ya, untuk menjadi pelajaran bagi kita semua, untuk memperbanyak syukur, memperbanyak sabar, dan semakin mendekat pada Allah,” ujarnya

‎Gempa Lombok berkekuatan 7 skala Richter (SR) terjadi pada Minggu, 5 Agustus 2018, disusul dengan ratusan gempa susulan yang juga berkekuatan cukup besar, yaitu 6,2 SR.

Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, sebanyak 321 orang meninggal akibat gempa Lombok. Adapun jumlah pengungsi 270.168 jiwa. (safrizal)

 

 

News Feed