oleh

Festival Lembah Merapi, Simfoni Alam dari Gunung Gono

-Kabar Seni-611 views

 

Magelang, Radar Pagi – Simfoni alam dari Festival Lembah Merapi (FLM) 2018 di atas bukit Gono, Desa Banyubiru Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang Jawa Tengah menawarkan pagelaran akbar nan spektakular. 

Acara yang digelar pada 10 -12 Agustus 2018 ini menyajikan sebuah harmoni indah antara wisata konservasi dengan pentas seni budaya lokal dan seni modern. Panorama indah alam Gunung Merapi dan Merbabu menjadi latar belakang rangakaian acara tersebut.

Dengan berjalan kaki ratusan warga dari dalam dan luar daerah berdatangan untuk menyaksikan setiap sajian pagelaran seni ini. Kesenian tradisional yang ditampilkan, seperti tari soreng, topeng ireng, dan kesenian lain menambah daya tarik bagi pengunjung.

Dengan tema ‘Sound Of Mountain’ festival hari pertama menampilkan kesenian tradisional di siang hari dan Sendratari Chandrageni Merapi di malam harinya.

Rangkaian event wisata Festival Lembah Merapi 2018 resmi dibuka Bupati Magelang di kawasan Gunung Gono, Desa Banyubiru, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (10/08) malam. Dalam pembukaan Festival Lembah Merapi 2018 ini, seluruh masyarakat dihibur dengan penampilan pentas Sendra Tari Candra Geni Merapi.

Bupati Magelang, Zaenal Arifin, sangat mengapresiasi digelarnya Festival Lembah Merapi. Bahkan dirinya tak menyangka perkembangan pariwisata di Kabupaten Magelang, khususnya di Gunung Gono, Desa Banyubiru berkembang sangat pesat.

“Saya tidak menyangka, karena satu tahun yang lalu saya pernah datang ke lokasi Gunung Gono ini kondisi jalannya masih relatif sempit. Namun malam ini saya sangat kaget dengan perkembangan destinasi wisata di tempat ini,” ungkap Zaenal saat meresmikan Festival Lembah Merapi 2018, dilansir beritamagelang.

Menurut Zaenal, hal ini merupakan awal yang sangat baik bagi perkembangan pariwisata di desa, untuk terus mengelola potensi-potensi wisata alam yang ada di wilayah Kabupaten Magelang.

“Tidak menutup kemungkinan event atau festival seperti ini juga akan dilaksanakan di beberapa daerah lain. Tentunya kami sebagai Pemerintah Kabupaten Magelang, juga akan terus berkomitmen untuk mendukung secara penuh terkait dukungan infrastruktur,” lanjutnya.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso, berharap dengan Festival Lembah Merapi, dapat meningkatkan pengunjung atau wisatawan yang datang ke Kabupaten Magelang.

“Kami berharap moment ini dapat membawa dampak yang baik kepada pariwisata dan juga perekomomian warga setempat. Obyek wisata dapat berkembang, Kabupaten Magelang menjadi destinasi wisata yang berdaya saing,” ujar Iwan.

Tingginya minat masyarakat dalam FLM, menjadi motivasi bagi Pemkab Magelang untuk terus mendukung dan mengadakan kegiatan serupa. 

“Desa-desa yang ada di sepanjang wilayah Gunung Merapi dan Merbabu diharapkan dapat dikembangkan menjadi destinasi sesuai potensi dan daya tariknya,” tambahnya.

Sebagai obyek wisata berbasis kearifan lokal, Gunung Gono juga menawarkan fasilitas pendukung yang bisa dimanfaatkan wisatawan.

Selama festival berlangsung, para pengunjung bisa tinggal di homestay yang telah disediakan.

“Untuk pengunjung yang ingin menginap bisa kita sediakan home stay di sekitar lokasi,” papar Kepala Desa Banyubiru, Wintoro.

Wintoro berharap, melalui event ini kawasan wisata Gunung Gono dapat lebih dikenal masyarakat sebagai salah satu destinasi wisata di Kabupaten Magelang.

“Dimana, Gunung Gono merupakan wisata alam yang menyajikan panorama keindahan alam dengan background Gunung Merapi dan Merbabu yang bersebelahan,” ujarnya.

Pada kesempatan lain, Gunung Gono bisa menjadi agenda wisata bersama keluarga. Karena selain memiliki pemandangan alam eksotik, Gunung Gono juga menyimpan wisata sejarah edukasi yakni keberadaan sisa bangunan pos pengawasan Gunung Merapi. 

Pada Sabtu (11/08) pukul 04.30 WIB digelar pertunjukan Sunrise Musik mengiringi matahari terbit di antara Gunung Merapi dan Merbabu.

Tak kalah menarik pada siang hari akan digelar parade hewan hias unik dan lucu di Lapangan Desa Banyubiru. 

Puncak kemeriahan Symphony Gunung akan berlanjut dengan penampilan Donnie Sibarani, mantan personil Ada Band yang melantunkan lagu-lagu romantis. (joko)

 

News Feed