oleh

Diancam Ma’ruf Amin, Jokowi Langsung Keder

-Nasional-65 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Batalnya Jokowi mendeklarasikan Mahfud MD sebagai cawapresnya ternyata akibat ancaman KH. Ma’ruf Amin yang kini sah mendampingi Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang.

Adalah Mahfud Md dalam program Indonesia Lawyers Club tvOne, , Selasa (15/8) malam, yang membongkar konspirasi tersebut.

Mahfud mengatakan informasi itu didapat langsung dari Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar saat mereka melakukan pertemuan.

Saat bertemu Muhaimin di restoran, Jl. Taman MPU Sendok, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Mahfud diberi tahu bahwa Rais Aam PBNU Ma’ruf Amin yang menyampaikan ancaman, yaitu NU bakal lepas tangan jika kader NU tidak diambil sebagai cawapres Jokowi.

“Ketemu lah saya dengan Muhaimin. Di situ Muhaimin mengatakan Pak Mahfud kita dipermainkan politik,” tutur Mahfud.

“Terus saya tanya gimana itu main ancam-ancam? Nggak itu yang nyuruh Kiai Ma’ruf katanya (Muhaimin),” lanjut Mahfud.

Kepada Mahfud, Muhaimin pun bercerita, satu hari sebelum pengumuman cawapres oleh Jokowi, terjadi pertemuan antara Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj, Ma’ruf Amin dan Muhaimin di kantor PBNU. Dalam pertemuan tersebut, ternyata ketiganya tidak disinggung sebagai calon wakil presiden.

Di situlah Maruf Amin mengeluarkan jurus ancamannya. “Kemudian (kata) Kiai Ma’ruf kalau gitu kita nyatakan kita tidak bertanggungjawab secara moral atas pemerintah ini kalau bukan kader NU yang diambil,” ujar Muhaimin.

Mahfud sendiri heran tidak dianggap oleh beberapa oknum di PBNU sebagai kader NU. Padahal dia sekolah di sekolah naungan NU, rektor di kampus naungan NU, serta masuk struktural PP Gerakan Pemuda Ansor, PP Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama, dan Wahid Institute sebagai penesihat dan Pembina.

Jokowi Memang Inginkan Mahfud MD

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengakui cawapres yang diinginkan oleh Jokowi untuk mendampinginya adalah Mahfud MD.

Hal itu disampaikan Luhut dalam acara Catatan Najwa, yang diposting di di YouTube pada Selasa (14/8/2018).

Dalam rekaman tersebut terlihat Najwa Shihab bertanya kembali kepada Luhut, apakah Mahfud MD memang cawapres yang diinginkan Jokowi.

“Walaupun Pak Presiden maunya Pak Mahfud?” tanya Najwa Shihab.

“Ya, karena memang dari hasil survei semua ke Pak Mahfud, dan itu selama enam bulan terakhir,” tegas Luhut.

Tapi, kata Luhut, di menit-menit terakhir ternyata partai-partai pendukung lebih menginginkan Ma’ruf Amin. (rinaldi)

 

News Feed