oleh

Gubernur Kalteng Minta Indikator Makro Pembangunan Ditingkatkan

-Ekonomi-411 views

 

Palangkaraya, Radar Pagi – Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran mengharapkan capaian indikator makro pembangunan di Kalimantan Tengah dapat dipertahankan bahkan terus ditingkatkan.

Upaya mempertahankan indikator ekonomi tersebut antara lain melalui peningkatan pertumbuhan ekonomi, menurunkan angka kemiskinan, menekan angka inflasi dengan sinergitas antara provinsi, kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah untuk mewujudkan Kalimantan Tengah BERKAH.

“Saya minta pihak provinsi,  kabupaten dan kota dalam melaksanakan program dan kegiatan pembangunan harus sesuai jadwal yang ditetapkan agar program dan kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik, tepat mutu, tepat waktu dan tepat volume sesuai ketentuan yang berlaku,” ungkap Sugianto Sabran di Palangka Raya, kemarin.

Gubenur meminta pihak terkait di tingkat provinsi, kabupaten dan kota harus melakukan upaya-upaya percepatan penyerapan anggaran, khususnya penyerapan belanja langsung sebagai salah satu komponen terbesar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat untuk mengurangi angka kemiskinan.

“Saat ini kita juga sedang berusaha keras meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) untuk mencapai kemandirian daerah, dimana prinsipnya semakin besar kontribusi PAD terhadap pendapatan daerah, akan menunjukkan semakin kecil ketergantungan daerah kepada pemerintah pusat,” katanya.

Sementara itu di sisi lain dipertegas bahwa penggunaan anggaran harus fokus pada pencapaian target dan terobosan-terobosan baru.

Data indikator makro provinsi Kalimantan Tengah sesuai rilis BPS pada bulan Juli 2018 menunjukkan perbaikan. Ekonomi Kalimantan Tengah triwulan II  tahun 2018 tumbuh 5,66 %, mengalami kenaikan dibandingkan triwulan I 2018 sebesar 4,62 %.

Sementara inflasi Juli 2018 sebesar 0,01 % mengalami penurunan dibandingkan inflasi  Juni 2018 sebesar 1,39%, angka kemiskinan Maret 2018 sebesar 136.928 orang atau 5,17 %, berkurang 2.233 orang dibandingkan dengan kondisi Maret 2017 sebesar 139.161 orang  atau 5,37 % atau mengalami penurunan sebesar 956 orang jika dibandingkan dengan kondisi September 2017 sebesar 137.884 orang 5,26 %. (eri)

Berbagai indikator makro pembangunan provinsi Kalimantan Tengah menunjukkan perbaikan. Pencapaian target kinerja pembangunan ekonomi sesuai target RPJMD Provinsi Kalimantan Tengah antara lain laju pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah 2017 sebesar 6,74%, di atas target pertumbuhan ekonomi pada RPJMD Provinsi Kalimantan tengah 2016-2021 sebesar 6,5%. Pada tahun 2017 laju inflasi sebesar 3,18% dari target RPJMD sebesar 4,4-4,5%, tingkat kemiskinan tahun 2017 sebesar 5,26 % dari target RPJMD sebesar 5,3 % dan tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,23% dari target RPJMD 4,5%.HUMAS KALTENG

 

 

News Feed