oleh

Gunakan Pemeran Pengganti Disebut Jadi Pertanda Jokowi Minta Diganti

-Nasional-244 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Video Presiden Jokowi ngebut dengan motor gede (moge) menuju ke Gelora Bung Karno saat pembukaan Asian Games 2018 terus menuai hujatan, meski pada saat bersamaan juga banyak yang memujinya. Bahkan ada yang menilai penggunaan pemeran pengganti atau stuntman dalam video tersebut merupakan isyarat bahwa Jokowi minta diganti sebagai presiden.

Wasekjen Demokrat, Rachland Nashidik, dalam kicauannya di Twitter @RachlanNashidik. Rachland menilai konsep video Jokowi menjiplak ide Ratu Elisabeth II dan dan James Bond saat pembukaan Olimpiade 2012, tapi dia tetap memuji penggarapan video tersebut.

“Tentu menggunakan stuntman. Seperti video Ratu Inggris dengan James Bond terjun payung di pembukaan Olimpade di London. Tapi video Pak Jokowi naik motor itu masih saja keren. Kreatif. Saya suka. Menjiplak ide, asal digarap bagus, bolehlah,” cuit Rachland, Senin (20/8/2018).

Sedangkan Waketum Demokrat Roy Suryo berharap pihak televisi mencantumkan keterangan adegan tersebut melibatkan pemeran pengganti. “Agar jujur ke publik,” kata Roy Suryo di akun Twitternya. @KRMTRoySuryo2.

Sejumlah pihak pun masih mengomentari dugaan penggunaan stuntman asal Thailand bernama Withithep Komolhiran.

“Orang Jawa kan selalu penuh simbol. Stuntman (peran pengganti) itu mungkin simbol Jokowi bahwa dirinya harus diganti,” ujar Ketua DPP Gerindra, Iwan Sumule dalam akun facebooknya.

Tak cuma itu, menurut Iwan, Jokowi telah memberikan contoh kepada generasi milenial untuk naik motor tanpa plat nomor dan ugal-ugalan di jalan.

“Dan kalau rakyat yang berlaku demikian, pasti sudah kena tilang. Benar-benar nge-revolusi mental generasi milenial, iya gak sih?”kata Iwan.

Dia pun menyayangkan kenapa penggunaan stuntman saja harus impor dari luar negeri, sementara banyak stuntman dalam negeri yang tidak kalah jago.

“Semua serba impor, stuntman pun impor. Freestyler kita jago-jago, kenapa enggak diperankan stuntmant kita,” katanya.

Bahkan aksi Johanis Gama Marshal Lau siswa kelas 1 SMP Silawan, Kota Atambua, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memanjat tiang bendera saat Upacara HUT ke-73 RI dinilai lebih heroik dibandingkan dengan video Jokowi.

“Aksi panjat tiang bendera anak SMP Joni jauh lebih heroik ketimbang aksi stuntman akrobat motor-motoran kemarin,” tulis Fadli Zon dalam akun Twitternya@fadlizon.

Beberapa pihak juga meminta agar masyarakat tidak terlalu terpukau dengan pembukaan Asian Games yang spektakuler dan mengundang decak kagum sampai ke luar negeri, mengingat pada saat bersamaan masih ada duka terpancar dari para korban gempa Lombok,

“Saya berharap seluruh bangsa Indonesia bisa menikmati dahsyatnya opening Asian Games ini. Semoga hanya saya saja yang terprovokasi derita saudara-saudaraku di NTB,” kata mantan Juru Bicara Presiden Gus Dur Adhie Masardiewat Twit di akun @AdhieMassardi.

Pasalnya, pada Minggu (19/8/2018) kemarin, warga Lombok kembali dicekam rasa takut setelah gempa kembali terjadi sebanyak dua kali, di siang hari berkekuatan 6,5 SR dan malamnya dengan kekuatan 7.0 skala richter.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan dari data sementara sampai dengan pukul 21.00 Wita, satu orang meninggal dunia akibat kaget saat guncangan keras kemudian meninggal dunia dan satu orang mengalami luka di bagian kepala akibat tertimpa genteng rumah.

Di tengah kecaman terhadap dirinya, Jokowi tetap santai. Di akun Twitter @jokowi, dia menulis: “Siapa yang menerbangkan sepeda motor, meliuk-liuk, bergaya stoppie dan sampai tepat waktu ke GBK, semalam? Hehehe. Yang jelas, saya dan kita semua menyambut gembira, acara pembukaan Asian Games 2018 berlangsung meriah dan lancar. Ini penantian Indonesia selama 56 tahun,” kata Jokowi.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto juga memberi pembelaan. Kata dia, ada sejumlah pesan yang ingin disampaikan dalam video tersebut. “Kepemimpinan Pak Jokowi kan hadir di situ. Artinya segala sesuatu itu komprehensif dilihat menyeluruh, bukan sekadar pencitraan, harus satu kepaduan sikap dan tindakan,” kata Hasto.

Lalu Ketum PPP Romahurmuziy menilai wajar penggunaan pemeran pengganti dalam video Jokowi. “Jackie Chan yang artis profesional saja menggunakan stuntman, apalagi seorang Jokowi,” ucap Romy.
(rinaldi)

 

News Feed