oleh

Pelayanan Kependudukan Disdukcapil Depok Terbaik Tingkat Jabar

-Jabodetabek-377 views

 

Depok, Radar Pagi – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) berhasil meraih penghargaan Keteladanan Pelayanan Administrasi Kependudukan Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar) Tahun 2018. Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas upaya Disdukcapil dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan.

“Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh tim dari Departemen Dalam Negeri (Depdagri) dan Provinsi Jawa Barat. Adapun kriteria penilaiannya terkait beragam inovasi dan dukungan pemerintah daerah yang berdampak langsung pada aktivitas pelayanan administrasi kependudukan,” tutur Kepala Disdukcapil Kota Depok, Misbahul Munir kepada depok.go.id, usai menerima penghargaan tersebut di Gedung Sate, Bandung, belum lama ini.

Dikatakannya, terdapat beragam inovasi yang dibuat oleh Disdukcapil dalam meningkatkan pelayanan. Salah satunya melalui program Ceria yang merupakan representasi dari Cepat, Efektif, Responsif, Inovatif, dan Akuntabel. Program Ceria diharapkan dapat lebih memudahkan masyarakat dalam mengurus berbagai administrasi kependudukan, sebab untuk satu kali pengurusan, masyarakat memperoleh tiga dokumen sekaligus.

“Misalnya, warga yang mengurus akta kelahiran anak. Mereka selain mendapatkan akta kelahiran, juga memperoleh Kartu Identitas Anak (KIA) dan perubahan pada Kartu Keluarga (KK) untuk satu kali pengurusan. Mudah-mudahan dengan berbagai inovasi ini mampu mewujudkan visi Kota Depok yang unggul dalam pelayanan publik,” tuturnya.

Munir, sapaannya, menambahkan, berbagai inovasi tersebut terbukti berhasil mengakselerasi pencapaian target terhadap beragam pelayanan administrasi kependudukan dan catatan sipil termasuk perekaman KTP elektronik (e-KTP). Berdasarkan data Disdukcapil, hingga Juni 2018, perekaman e-KTP telah mencapai 98,24 persen atau sebanyak 1.283.107 warga yang telah merekam dari 1.309.139 wajib KTP.

“Sementara untuk cakupan akta kelahiran dari target 564.426 anak, sebanyak 550.833 atau 97,59 persen anak yang telah memiliki akta kelahiran. Melebihi dari target nasional yaitu 85 persen,” tutupnya. (jose/retno)

News Feed