oleh

Pemerintah Kembali Impor Beras 1 Juta Ton

-Ekonomi-96 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Klaim Kabinet Kerja berhasil swasembada beras layak dipertanyakan. Sebab, pemerintah kembali membuka keran impor komoditas pokok tersebut sebanyak 1 juta ton lagi. Jika ditotal, jumlahnya mencapai 2 juta ton pada tahun ini.

Pemerintah sudah menge­luarkan izin impor beras ke­pada Perum Bulog. Penugasan itu yang kedua kalinya tahun ini. Sebelumnya, Bulog sudah melakukan impor 1 juta ton. Impor itu sudah direalisasikan pada bulan Februari 2018 sebe­sar 500 ribu ton. Dan, Mei 2018 sebesar 500 ribu ton.

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengungkapkan, keputusan penam­bahan impor beras ditetapkan dalam Rapat Koordinasi Terba­tas (Rakortas) pada pertengahan tahun 2018.

“Rakortas dipimpin Menko Perekonomian (Darmin Na­sution). Semua hadir, saya, ada Menteri Pertanian (Amran Sulaiman), Dirut Bulog (Budi Waseso), dan perwakilan dari Kementerian Badan Usaha Mi­lik Negara (BUMN),” ungkap Enggar di Jakarta, kemarin.

Enggar menjelaskan, be­ras impor tersebut digunakan untuk cadangan. Beras akan digelontorkan ke pasar jika diperlukan.

Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Oke Nur­wan memastikanm impor beras dilakukan dengan mempertim­bangkan stok cadangan beras di dalam negeri.

“Stok cadangan beras yang dimiliki Bulog hanya 900 ribu ton. Perkiraaan kebutuhan 2 juta ton sudah diproyeksi sejak awal tahun,” ungkapnya.

Sebenarnya, lanjut Oke, Bulog hanya diberikan waktu sampai Agustus untuk merealisasikan semua jatah impor beras pada tahun ini hingga 2 juta ton.

Namun, karena belum se­muanya terealisasi, Bulog mengajukan perpanjang waktu izin impor 1 juta ton lagi sampai akhir September.  (rmol)

News Feed