oleh

PAN: Koalisi Prabowo-Sandi Tidak Akan Gunakan Politik Identitas

-Nasional-66 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menegaskan Koalisi Prabowo-Sandi tak akan menggunakan isu politik identitas untuk melakukan kampanye di Pilpres 2019.

“Kami sebagai partai menjamin tidak akan mengusung agenda politik identitas tersebut,” kata Eddy di Jakarta, Kamis (23/8/2018).

Edy juga menjamin pasangan Prabowo-Sandi meski didukung para ulama, tidak akan mengangkat isu-isu terkait keagamaan.

“Saya kira masyarakat saat ini jengah dengan hingar-bingar politik yang sifatnya tidak memberi solusi yang komprehensif,” katanya.

“Kalau hanya membelah dan membuat konflik yang lebih dalam, masyarakat sangat cerdas memilih bahwa itu bukan calon yang dikehendaki,” sambungnya.

Pengertian Politik Identitas

Politik identitas menjadi salah satu bahasan penting dalam lembaga perpolitikan di Indonesia, isu mengenai politik identitas akhir-akhir ini juga seringkali muncul di berbagai media masa. Baik politik identitas berdasarkan agama, jenis kelamin, etnis, dan lain sebagianya.

Politik identitas adalah strategi politik yang berpusat pada politisasi identitas bersama atau perasaan ‘kekitaan’ yang menjadi basis utama perekat kolektivitas kelompok. Identitas dipolitisasi melalui interpretasi secara ekstrim, yang bertujuan untuk mendapat dukungan dari orang-orang yang merasa ‘sama’, baik secara ras, etnisitas, agama, maupun elemen perekat lainnya.

Bukan cuma di Indonesia, politik identitas ini dimanfaatkan untuk mendulang suara-suara dalam pemilihan demokrasi di berbagai belahan negara di dunia.

Contoh mengenai politik identitas agama, misalnya saja PAN (Partai Amanat Nasional) dan PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) yang sama-sama memiliki simbul agama untuk mendulang kekuatan dan kemenangan. Untuk PAN berbasis Muhammadyah dan untuk PKB berbasis NU (Nahdlatul Ulama).

Contoh politik identitas etnis yang digabung dengan identitas agama, misalnya terlihat dalam pemilihan Gubernur DKI Jakarta kemarin, ketika muncul ajakan untuk tidak memilih Ahok. (mustika)

News Feed