oleh

Kuasai Mikrophone Pesawat Saat Dipersekusi, Neno Warisman Bisa Didenda Rp 500 Juta

-Nasional-84 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Aksi inisiator Neno Warisman yang sepat memakai mikrophone pesawat terbang untuk menjelaskan alasan dirinya dihadang di Pekanbaru dinilai telah melanggar UU 1/2009 tentang Penerbangan. Atas pelanggaran tersebut, Neno bisa dihukum satu tahun penjara atau denda Rp 500 juta.

“Neno Warisman harus dipanggil untuk diperiksa secara hukum. Kasus itu tidak boleh dibiarkan karena bisa menjadi preseden yang akan dicontoh pihak lain untuk menguasai pesawat terbang, yang ujung-ujungnya bisa mengancam keselamatan penerbangan,” ujar Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane, dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Selasa (28/8).

Menurut Neta, aksi aktivis #2019gantipresiden itu telah melanggar Pasal 344 ayat A UU 1/2009 tentang Penerbangan. Aturan ini menegaskan bahwa menguasai secara tidak sah pesawat udara yang sedang terbang atau yang sedang di darat adalah tindakan pelanggaran hukum.

“Di Pasal 425 disebutkan ancaman hukumannya satu tahun penjara atau denda Rp 509 juta. Sedangkan Pasal 321 menegaskan, personil penerbangan yang mengetahui terjadinya penyimpangan atau ketidaksesuaian prosedur penerbangan bisa dikenakan sanksi, antara lain pencabutan lisensi terbang,” katanya.

Neta meminta Polda Riau segera mengusut tuntas kasus ini. Polisi perlu menyelidiki apakah Neno Warisman menguasai mikropone pesawat itu seizin kru pesawat atau tidak.

Jika tidak meminta izin, maka Neno Warisman harus diproses hukum hingga ke pengadilan. Namun jika mendapat izin, justru kru pesawat yang memberi izin harus segera dicabut lisensi terbangnya.

“Pihak-pihak yang terlibat kasus ini harus segera dipanggil dan diperiksa polisi. Jika mereka tidak menghadiri panggilan penyidik, Polda Riau bisa melakukan jemput paksa,” tegas Neta. (harun)

News Feed