oleh

Pilot yang Izinkan Neno Kuasai Michrophone Diberi Sanksi Pelarangan Terbang

-Nasional-75 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pilot dan awak pesawat yang memberi izin Neno Warisman menguasai alat Public Announcement (PA) atau mikrophone pesawat, sudah diberi sanksi dilarang terbang.

“Lion Air sudah mengenakan sanksi kepada awak pesawat baik penerbang dan awak kabin yang memberikan izin penggunaan peralatan PA, berupa tidak boleh terbang atau grounded,” ujar Danang dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Menurut Danang, dengan memberikan izin kepada Neno untuk memakai alat PA, berarti pilot dan awak kabin telah melanggar ketentuan pengoperasian pesawat perusahaan dan peraturan perusahaan, sebab  peralatan yang ada di pesawat hanya boleh dioperasikan oleh awak pesawat.

Sebelumnya, saat dipulangkan paksa oleh pihak kepolisian, terkait penolakan massa atas kedatangan dirinya di Pekanbaru, Neno Warisman kemudian menggunakan alat PA untuk mengumumkan kepada penumpang pesawat alasan pemulangan dirinya ke Jakarta.

Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane, kemudian mendesak pihak kepolisian untuk mengusut kasus penggunaan alat PA tersebut karena dinilai melanggar Pasal 344 ayat A UU 1/2009 tentang Penerbangan. Aturan ini menegaskan bahwa menguasai secara tidak sah pesawat udara yang sedang terbang atau yang sedang di darat adalah tindakan pelanggaran hukum.

“Di Pasal 425 disebutkan ancaman hukumannya satu tahun penjara atau denda Rp 509 juta. Sedangkan Pasal 321 menegaskan, personil penerbangan yang mengetahui terjadinya penyimpangan atau ketidaksesuaian prosedur penerbangan bisa dikenakan sanksi, antara lain pencabutan lisensi terbang,” kata Neta dalam keterangan tertulisnya, kemarin.

Menurut Neta, jika tidak meminta izin untuk memakai alat PA, maka Neno Warisman harus diproses hukum hingga ke pengadilan. Namun jika mendapat izin, justru kru pesawat yang memberi izin harus segera dicabut lisensi terbangnya. (wisesa)

 

News Feed