oleh

Ditolak di Palembang, Ratna Protes ke Jokowi

-Nasional-169 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Aktivis Ratna Sarumpaet dan Rocky Gerung ditolak kehadirannya oleh sejumlah ormas di Palembang.

Sedianya, Ratna dan Rocky akan jadi pembicara dalam diskusi Gerakan Selamatkan Indonesia (GSI) Sumatera Selatan di Hotel D Zuri Transmart, Palembang, Sabtu (1/12/2018).

Alasan penolakan Ratna dan Rocky karena dikhawatirkan dapat mengganggu stabilitas dan kondusifitas daerah. Para pengurus ormas juga meyakini bahwa kedua orang tersebut memiliki agenda tersembunyi yang dapat memicu perpecahan di tengah masyarakat.

Pertimbangan lainnya, Sumatera Selatan juga sedang menjadi tuan rumah Asian Games 2018, sehingga perlu dijaga keamanan kondisinya.

Menanggapi penolakan tersebut, Ratna Sarumpaet terlihat melakukan ‘protes’ ke Jokowi. Dalam cuitannya di twitter, Jumat (31/8/2018), dia mempertanyakan apakah Indonesia masih memiliki kepala negara.

“Kita masih punya kepala Negara enggak sih? cc: @Jokowi,” tegasnya.

Menurut Ratna, sebagai orang yang sudah 30 tahun lebih selalu jadi objek intimidasi intelijen, membuat dirinya mudah mencium rekayasa politik di balik sejumlah sandiwara penolakan terhadap aktivis di sejumlah daerah.

Dari penelusuran di lapangan, penolakan yang dilakukan sejumlah organisasi kepemudaan dan organisasi masyarakat atau ormas di Sumatera Selatan disampaikan secara lisan dan melalui surat tertulis. Surat penolakan juga diserahkan kepada Kapolda Sumatera Selatan, Inspektur Jenderal Polisi Zulkarnain Adinegara.

Ormas yang menolak kedatangan Ratna dan Rocky antara lain Pemuda Pancasila Kota Palembang, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Sumatera Selatan, serta Aliansi Mahasiswa Peduli Sumatera Selatan yang merupakan gabungan dari sejumlah perguruan tinggi.

“Sumatera Selatan dalam tahapan Asian Games yang sudah kondusif dan tertata dengan baik. Jangan cederai dengan hal bersifat politik karena kegiatan politik ada tempat dan waktunya,” kata Sekretaris Pemuda Pancasila Heri Suyanto, beberapa saat lalu.

Menurutnya, penolakan kedatangan Ratna dan Rocky tidak dimaksudkan untuk membatasi aspirasi yang hendak disampaikan keduanya, namun sekarang ada hal yang lebih penting untuk dijaga bersama, yaitu stabilitas dan keamanan serta ketertiban masyarakat di Sumatera Selatan. (jun)

 

 

News Feed