oleh

12 Proyek Lelang Pengadaan Souvernir Kemenpar Terindikasi KKN

-Hukum-905 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis (CBA), Jajang Nurjama, mengatakan ada 12 proyek bermasalah di lingkungan Kementerian Pariwisata (Kemenpar). Ke-12 proyek itu terkait lelang pengadaan souvenir di tahun 2017 (1 proyek) dan tahun anggaran 2018 (11 proyek).  

Dalam rilis yang diterima redaksi, Senin (3/8/2018), Jajang mencatat, dalam pelaksanaan 12 proyek tersebut, pihaknya menduga ada permainan kotor sejak proses lelang.

“Hal ini terlihat dari nilai proyek yang disepakati pihak Kemenpar dengan pemenang proyek sangat tidak wajar, ditambah terdapat perusahaan favorit Kemenpar yang selalu menang meskipun tawaran yang diajukan tidak wajar,” ujar Jajang.

Misalnya pengadaan souvenir dan merchandise wardorbe senilai Rp 3,4 miliar yang dimenangkan PT. Grahita Giri. Angka ini dinilai terlampau mahal, sebab anggaran yang diperlukan seharusnya tidak lebih dari Rp 3,1 miliar.

Menurut Jajang dalam 12 proyek senilai Rp13.933.700.000 ditemukan potensi kebocoran mencapai Rp 2,7 miliar. Hal ini sangat mengkhawatirkan, karena proyek pengadaan souvenir selalu ada setiap tahunnya.  

CBA mendorong pihak berwenang khususnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menindaklanjuti kasus tersebut. Pihak yang bertanggung jawab harus segera diperiksa, khususnya Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran selaku Satuan kerja yang menjalankan.

“KPK bisa memanggil Menteri pariwisata Arief Yahya guna mengembangkan pemeriksaan, karena besar dugaan penyimpangan proyek pengadaan souvenir sudah terjadi sejak lama, namun dibiarkan oleh menterinya,” katanya. (mustika)

 

News Feed