oleh

Ingin Lihat Habitat Orang Utan, Ratusan Peserta Wonderful Sail to Indonesia Bakal Singgah di Pelabuhan Kumai

-Kalimantan-351 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Para peserta reli yacht Wonderful Sail to Indonesia 2018 yang akan berlangsung pada 7-10 Oktober 2018 mendatang dijadwalkan akan singgah di Pelabuhan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah. Di sana, para peserta dari berbagai negara yang membawa sejumlah 70 yacht itu akan mengunjungi destinasi Taman Nasional (TN) Tanjung Putting.

Dipilihnya Pelabuhan Kumai sebagai titik singgah reli yacht Wonderful Sail to Indonesia 2018 bukan tanpa alasan. Ternyata para peserta ingin mengunjungi destinasi TN Tanjung Puting sebagai habitat asli orang utan di Indonesia. 

“Para yachter dari mancanegara ini sebelumnya singgah di beberapa pulau di Tanah Air dan akan melanjutkan ke titik singgah lain termasuk di Kumai,” kata Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Bahari Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Dwisuryo Indroyono Soesilo di Gedung Sapta Pesona, Kemenpar, beberapa saat lalu. 

Dia menjelaskan, Wonderful Sail to Indonesia ini menjadi wisata layar terpanjang di dunia melintasi jalur terbaik sepanjang 7.000 kilometer di perairan Nusantara. Perjalanan itu, menurutnya, akan berlangsung selama lima bulan sejak Juni hingga November 2018 saat cuaca paling baik di perairan khatulistiwa. 

“Wonderful Sail to Indonesia menjadi branding wisata layar yang prestisius bagi Indonesia di tingkat internasional. Juga menciptakan jalur reli yacht terbaik di dunia,” kata Indroyono. 

Selama lima bulan berlayar itu para yachter akan singgah di pulau-pulau sebagai titik labuh. Menurutnya, sudah disiapkan sekira 53 destinasi yang akan disinggahi. Setiap destinasi yang disinggahi, lanjut dia, para yachter itu akan membelanjakan uangnya untuk menikmati kuliner, membeli cinderamata dan yang lainnya. 

“Ketika singgah di Kumai, mereka menggunakan perahu klotok khas yang bisa digunakan sebagai tempat menginap sambil berjalan menuju Tanjung Puting,” katanya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kalteng, Guntur Talajan, mengungkapkan, sejumlah acara telah disiapkan untuk menyambut peserta reli yach, antara lain jamuan makan malam, demo memasak kuliner khas daerah, serta pertunjukan kesenian dan budaya. 

Para peserta reli yacht, dengan dikoordinir travel agent setempat, juga akan diajak berwisata ke Tanjung Harapan, Pondok Tanggui, Pesalat, Pondok Ambung, Camp Leakey, Sungai Buluh Besar, Sungai Arus Tebal, dan Sungai Perlu,” paparnya.  (harun)

News Feed