oleh

Kubu Prabowo-Sandiaga Diminta Serahkan Data Temuan 25 Juta KTP Ganda

-Nasional-84 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta kubu Prabowo-Sandiaga untuk memberikan data terkait temuan 25 juta data pemilih ganda dari 137 juta data pemilih sementara (DPS).

“Kalau ada data, tentu kami akan cek. Kalau hanya diberi angka 25 juta, ya saya kan enggak tahu, 25 juta itu ada di mana, siapa, namamu masuk dalam 25 juta itu apa enggak dan sebagainya. Kan kami bekerja berdasarkan data. Kalau ada ya tentu kita proses,” ujar Ketua KPU Arief Budiman di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (4/9/2018).

Menurut Arief, DPT akan ditetapkan Rabu (5/9/2018) besok. “Insya Allah rapi. Besok kita tetapkan. Anda silakan datang. Anda silakan lihat, apakah data kami masih ada yang bermasalah atau tidak,” katanya.

Mengenai permintaan kubu Prabowo-Sandiaga untuk tidak menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) pada pleno Rabu besok, Arief tidak mempermasalahkannya, karena tahapan tidak akan berhenti jika ada yang tak setuju.

“Makanya besok kita lihat, apa datanya, bagaimana datanya, nanti kita cek, lalu kita mengambil kebijakan,” ujarnya.

Sebelumnya, Koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mencium indikasi adanya 25 juta pemilih ganda dari 137 juta Daftar Pemilih Sementara (DPS). Karena itu, Koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meminta agar Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang rencananya bakal diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Rabu 5 September 2018 untuk ditunda.

Menanggapi temuan itu, mantan Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW) merasa sangat risau, dan melihat indikasi 25 juta pemilih ganda sebagai kecurangan yang luar biasa banyaknya.

“Jumlah yang sangat luar biasa banyak curangnya. Ini mengonfirmasi temuan sebelumnya seperti kisruh e-KTP, data kependudukan, dan membanjirnya tenaga kerja asing,” ujar HNW dalam cuitannya di media sosial, Selasa (4/9/2018).

Menurut mantan Presiden PKS itu, kalau KPU dan Pemerintah ingin serius menciptakan Pemilu yang luber dan jurdil, koreksi dulu 25 juta data pemilih ganda tersebut. (david)

News Feed