oleh

Andi Arief Nggak Percaya Roy Suryo ‘Tilep’ 3.226 Barang Milik Negara

-Utama-95 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk ketiga kalinya menagih Roy Suryo untuk mengembalikan barang-barang inventaris negara yang pernah dipinjamnya saat masih menjabat Menteri Olahraga. Tidak main-main, total barang yang harus dikembalikan 3.226 Barang.

Sejumlah barang yang disebut-sebut belum dikembalikan, antara kamera, ranjang, CCTV, pompa air, pakaian banjir untuk staf, memory card, hingga TV plasma.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief merasa tidak percaya bila Roy Suryo membawa aset milik negara. Dia meminta agar tudingan tersebut ditelusuri kembali.

Melalui akun Twitter pribadinya pada Rabu (5/9/2018), Andi merasa tidak mungkin rumah Roy Suryo bisa muat menampung barang sebanyak itu.

“Coba ditelisik, rumah sebesar apa sih yang jenis barangnya 3226. Tidak mungkin rumen menteri jumlah barangnya sebanyak itu. Rumah konglomerat saja tidak akan sebanyak itu barangnya,” cuit Andi.

Andi justru meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa kediaman Menpora Imam Nahwari untuk melihat apakah barang-barang tersebut ada di sana.

Masalah belum dikembalikannya barang milik negara oleh Roy Suryo (bila benar belum dikembalikan) terlihat sepele, namun pengaruhnya cukup besar bagi kredibilitas Kemenpora, sebab ketika kementerian tersebut diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), predikat yang diraih menjadi kurang bagus.

Ketua BPK Harry Azhar Aziz pada Oktober 2016 silam, mengungkap alasan Kemenpora mendapat predikat opini disclaimer, salah satu penyebabnya adalah soal barang yang belum dikembalikan.

“Ada beberapa aset (yang belum dikembalikan),” kata Harry setelah bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (5/10/2016) silam.

Roy sendiri membantah disebut belum mengembalikan barang milik negara. Dia pun menduga ada motif politik di balik tudingan itu.

“Ini adalah fitnah untuk menjatuhkan martabat serta nama baik saya di tahun politik ini,” ujar Roy. (david)

News Feed