oleh

Serasa Panik, Partai Pendukung Pemerintah Minta Oposisi Tidak Politisasi Anjloknya Rupiah

-Ekonomi-741 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Sekjen Partai NasDem, Johnny G Plate, meminta partai oposisi tidak mempolitisasi pelemahan rupiah terhadap dolar yang saat ini sedang terpuruk, karena kritikan berlebihan akan membuat kepercayaan terhadap perekonomian semakin menurun.

“Kritikan berlebih bisa membuat nilai rupiah makin gonjang ganjing. Menurunkan kepercayaan nilai tukar rupiah. Ini tantangan bersama,” kata Johnny G Plate di Kantor DPP NasDem, Jakarta Pusat, Rabu (5/9/2018), dilansir Antara.

Dia mengajak oposisi memisahkan masalah ekonomi dengan politik. Dalam kondisi saat ini, semua pihak sejatinya ikut memberikan rasa optimis.

“Harus solid, berikan optimisme karena memang faktanya makro ekonomi fundamental, makro ekonomi kita kuat,” ujarnya.

“Kalau terkait perekonomian, khususnya terkait nilai tukar rupiah, itu masalah banyak bangsa, masalah banyak negara di dunia. Ini karena dominannya adalah faktor eksternal,” sambung Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) ini.

Saat ini, kata dia, pemerintah telah membatasi impor terhadap belanja-belanja modal. Terutama, di bidang infrastruktur yang dirasa belum perlu.

Menurutnya, pemerintah terus merangsang dunia usaha untuk mengembalikan devisa hasil ekspor ke Indonesia. Pemerintah juga mengajak dunia usaha untuk melakukan konversi simpanan mata uang asing mereka.

“Khususnya mata uang dolar Amerika Serikat untuk ke rupiah. Itu yang memperkuat kita,” ujarnya.

Di tempat terpisah, bakal calon presiden Prabowo Subianto memberi pesan kepada Sandiaga Salahuddin Uno agar tidak menyerang pemerintah terkait merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika.

Sandiaga, juga diminta untuk tidak mengeluarkan komentar negatif yang mengkritik pemerintah khususnya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

“Kita dikatakan jangan serang Bu Sri Mul, jangan serang pemerintah. Tapi kita ingatkan waspadai ini semua agar lapangan kerja, harga-harga tidak terdampak secara signifikan karena permasalahan gejolak ekonomi ini,” ujar Sandiaga di Jakarta, Rabu (5/9/2018).

Menurutnya, sebagai negarawan Prabowo tidak ingin masalah tersebut dimanfaatkan untuk menyerang pemerintah.

“Itu pesan Pak Prabowo dan saya rasa, itu pesan negarawan,” katanya. (gunawan)

 

 

News Feed