oleh

Buntut Kisruh Haji Lulung Pimpin Bamus Betawi, Pekan Depan Tim 9 Gelar Ijtima Ulama dan Tokoh Betawi se-Jabodetabek

 

Jakarta, Radar Pagi –  Mubes VII Bamus Betawi yang digelar pada 1-2 September lalu di hotel Twin Plaza terus berlanjut. Suara-suara menolak kepemimpinan Haji Lulung Lunggana makin menguat.

Tim 9 Penyelamat Bamus Betawi bakal menggelar “Ijtima Ulama dan Tokoh Betawi” se-Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) guna mencari penyelesaian terbaik atas kisruh yang terjadi di Bamus Betawi saat ini.

“Ijtima akan digelar sekitar minggu depan di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara,” ujar Ketua Tim 9 Tim Penyelamat Bamus Betawi, KH Munahar Muchtar, di Jakarta, beberapa saat lalu.

KH Munahar yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jakarta Barat menjelaskan, semula Tim 9 berniat menyerahkan penyelesaian masalah ini kepada Majelis Tinggi Bamus Betawi, namun diperoleh kabar bahwa sebagian dari pengurus majelis bakal mengakui Haji Lulung sebagai Ketua Umum Bamus Betawi periode 2018-2023.

Padahal Tim 9 meyakini, hasil keputusan Bamus Betawi itu ilegal karena tidak sesuai AD/ART, dan diduga mengandung unsur rekayasa yang melibatkan Panitia Pengarah (SC) dan Panitia Pelaksana (OC).

“Setelah bersilaturahmi dengan mantan Sekretaris Majelis Tinggi yang juga Ketua Umum FBR H Luthfi Hakim, Tim 9 menyepakati diselenggarakannya ijtima, mengundang semua ulama dan tokoh Betawi di Jabodetabek,” ujar Munahar.

Dia menegaskan, ada empat target yang ingin dicapai dari ijtima tersebut, yakni mempersatukan orang Betawi dengan momentum hijrah, jangan sampai orang Betawi terprovokasi oleh orang-orang yang memiliki kepentingan pribadi, menjaga peradaban atau akhlak kepada orangtua, serta menjaga agar Betawi tetap utuh.

Tim 9 akan mendukung, apapun keputusan yang dihasilkan ijtima nantinya, termasuk kemungkinan mengakui H. Lulung sebagai Ketua Umum, membuat organisasi alternatif di luar Bamus Betawi untuk menjaga marwah masyarakat Betawi, hingga meminta pertanggungjawaban SC dan OC yang dianggap berat sebelah dan tidak netral. Untuk yang terakhir ini, Tim 9 bahkan sudah menyiapkan tim lawyer jika diperlukan.

Mubes VII Bamus Betawi berujung kisruh, menyusul keputusan aklamasi menjadikan H. Lulung sebagai Ketua Umum baru Bamus. Keputusan yang digugat banyak ormas peserta, lantaran diambil setelah aksi walk-out sejumlah ormas besar pendukung Bamus.

Belakangan, 50 perwakilan ormas berkumpul di sebuah resto di kawasan Ancol, Jakarta Utara, menyatakan bahwa Mubes VII Bamus Betawi batal dan tidak sah. (eka/sse)

 

News Feed