oleh

Bisa Dongkrak Keuntungan, Pengusaha Nias Dituntut Manfaatkan IT

-Ekonomi-84 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Juanda Rovelim, Praktisi Digital Marketing, mengajak pengusaha asal Kepulauan Nias untuk memanfaatkan berbagai platform digital marketing yang sedang berkembang pesat.

Juanda menyampaikan hal tersebut saat hadir sebagai pembicara dalam Seminar Bisnis Gabungan Pengusaha Nias Indonesia (GAPNINDO) di Ballroom Hotel Aston Pluit, Jakarta, Sabtu (8/9/2018).

Dalam seminar bertemakan “Peluang Usaha dan Permodalan di Era Digital” tersebut, pendiri Kavlink Solusi Digital ini memaparkan strategi yang harus dilakukan pengusaha dalam memasarkan produk di era digital.

Menurut Juanda,  salah satu platform yang dapat dimanfaatkan adalah facebook. “Dimana saat ini ada sekitar 2 miliar pengguna facebook, hal ini tentu menjadi ladang pemasaran baru bagi para pengusaha,” ujar penulis buku Digital Marketing In Action yang dikenal sebagai The Most Wanted Digital Marketer ini.

Sementara anggota DPR RI Marinus Gea yang hadir sebagai Keynote Speaker mendorong para pengusaha asal Kepulauan Nias agar terus meningkatkan skill dan jeli melihat peluang.

“Era digital saat ini merupakan kesempatan bagi para pengusaha untuk memperluas jaringan bisnisnya. Hal ini dilakukan karena banyak kemudahan yang didapat bila dibandingkan dengan cara konvensional,” katanya.

Selain Juanda dan Marinus, turut hadir Ilham Mendrofa selaku CEO dan pendiri media online RILIS.ID, dan pengusaha Elimansyah Hia yang berkesempatan memberikan testimoni bisnis kepada peserta seminar.

Menurut Ilham, ada tiga diferensiasi bisnis yang mudah diterima oleh generasi muda atau kaum milenial di Indonesia, salah satunya, harga yang semurah-murahnya atau nol rupiah. 

“Diferensiasi bisnis yang disukai konsumen milenial, yaitu nol rupiah, segmented, dan fun atau menghibur,” kata Ilham.

Dia mencontohkan, bisnis digital yang nol rupiah salah satunya adalah Google. Menurutnya, semua orang bisa mengakses Google dengan mudah dan murah tanpa dipungut biaya. 

“Dengan Google, mereka bisa mencari data apa saja tanpa bayar. Nah, konsep bisnis ke depan ya begitu,” ujarnya. 

Ilham juga berbagi cerita terkait proses dirinya membangun portal RILIS.ID. Dirinya mengungkapkan sejarah, semangat, dan strategi dalam mengembangkan bisnis media daring tersebut.

“RILIS.ID ini muncul ketika saya berinteraksi dengan anak-anak muda atau milenial. Karena banyak teman-teman aktivis, akhirnya kita bikin laman berita yang serius,” katanya.

Ilham mengungkapkan, dirinya sengaja memilih politik sebagai segmentasi dari portal media online tersebut. Apalagi dirinya juga memang tak bisa lepas dari kehidupan politik. 

“Akhirnya saya merekrut anak-anak muda. Ini baru 1,5 tahun, sekarang kita sudah punya RILIS.ID Lampung,” ujarnya. 

Ilham menegaskan, dirinya selalu serius dalam membangun sebuah bisnis. Hal itu dilakukan sejak membangun Agrokimia pada 2012 silam. 

“Saya tidak pernah menyerahkan bisnis kepada profesional tanpa saya tangani sendiri. Saya selalu memulai menangani sendiri dulu,” ungkapnya. (rio)

 

 

 

 

 

News Feed