oleh

Bawaslu Temukan 131 Ribu Pemilih Ganda, Koalisi Prabowo-Sandi: Ada 6,8 Juta !!!

-Utama-72 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Komisi Pemilihan Umum (KPU) diminta segera membersihkan data ganda Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2019 demi menjamin pemilu yang demokratis dan bersih dari kecurangan. 

Permintaan itu disampaikan Ketua DPR Bambang Soesatyo, merespon temuan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bahwa terdapat 131.366 data pemilih ganda dalam DPT di 76 kabupaten/kota.

“Mendorong KPU melakukan verifikasi terhadap temuan data pemilih ganda dalam DPT dan menginformasikan hasilnya kepada masyarakat agar tidak menimbulkan keresahan,” ujar Bamsoet di Jakarta, Senin (10/9/2018) kemarin.

Bamsoet juga meminta KPU melakukan pemutakhiran data pemilih agar tidak terjadi kecurangan dalam pelaksanaan pemilu. Selain itu, ada kemungkinan data berubah karena ada pemilih terdaftar yang meninggal dunia.

“Seiring berjalannya waktu kemungkinan ada warga yang meninggal dunia atau yang usianya telah memasuki usia wajib pilih,” katanya. 

Di tempat terpisah, Sekjen Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso, mengatakan, pihaknya memberikan perhatian penuh perihal isu DPT, sebab isu tersebut bisa menimbulkan ketidakpastian dan kecemasan di tengah masyarakat.

“Jadi supaya pemilu benar-benar jujur dan adil serta tidak ada asumsi akan diselewengkan, kami dari koalisi Prabowo-Sandiaga bertekad dan berkomitmen selalu memperjuangkan agar ini bisa segera clear,” katanya.

Sementara itu, tim internal koalisi partai politik pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menemukan 6,8 juta pemilih ganda dalam daftar pemilih tetap (DPT).  “Kami melakukan validasi, ada kejelasan yaitu masih ada 6,8 juta pemilih ganda. Ini masih bergulir terus, kemungkinan bisa berkurang lagi,” kata Sekretaris Jenderal DPP PAN Eddy Soeparno di Jakarta, Senin (10/9/2018) malam.  

Jumlah tersebut turun dari temuan sebelumnya yang mencapai 25 juta. “Sebelum KPU menetapkan DPT, kami menemukan 25 juta pemilih ganda. Lalu saat ini setelah ditetapkan dan KPU memberikan waktu 10 hari penyisiran maka kami temukan 6,8 juta pemilih ganda, ada kemajuan signifikan,” ujar Eddy.

Dia berharap di batas akhir waktu 10 hari waktu perbaikan DPT, didapatkan angka yang benar-benar bisa disepakati kedua belah pihak. (safrizal/fitria)

News Feed