oleh

Petani Malang Lebih Suka Benih Bawang Putih Lokal

-Ekonomi-104 views

 

Malang, Radar Pagi – Petani bawang putih di Kabupaten Malang, Jawa Timur, memilih benih lokal dalam membudidayakan tanamannya . Alasannya benih lokal ternyata lebih sesuai dengan kondisi alam setempat.

Kepala Bidang Hortikultura Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, Kabupaten Malang, Heri Suntoro, mengakui petani menggunakan benih bawang putih lokal yang sudah biasa mereka tanam.

“(Benih itu) Memang cocok untuk agroklimat setempat seperti varietas lumbu hijau,” ujar Heri, kemarin.

Sementara itu, untuk memastikan kualitas hasil umbi, pemahaman tentang pentingnya penggunaan benih bermutu, baik lokal maupim impor, telah disosialisasikan kepada petani. Dengan begitu, bila petani kehabisan stok benik lokal, tetap dapat menggunakan benih impor asalkan mutunya baik. 

“Bila benih lokal tidak tersedia, maka dapat menggunakan benih asal impor yang bermutu sesuai aturan, yaitu berlabel. Sehingga, ada jaminan untuk menghasilkan umbi. Untuk lebih aman, petani dapat menanyakan langsung ke petugas pengawas benih yang ada di lapang,” ujar Kasubdit Pengendalian OPT Sayuran dan Tanaman Obat Ditjen Hortikultura, Nadra Illiyina.

Sejauh ini, dari penelusuran Nadra ke Dusun Jeruk, Desa Purworejo, Kecamatan Ngantang,  tanaman bawang putih umur dua bulan dengan varietas lumbu hijau diketahui memiliki pertumbuhan cukup bagus.

Meski begitu, dia meminta petani bawang putih mewaspadai adanya serangan OPT dan selalu melakukan budi daya yang baik dan ramah lingkungan   Dengan begitu, swasembada bawang putih di 2021 dapat terealisasi.

Lahan yang dikunjungi Nadra merupakan salah satu lokasi wajib tanam dari PT Sedap Agro Makmur. Perusahaan ini diwajibkan menanam bawang putih seluas 85 hektare. Hingga Juli 2018, realisasinya baru 10,05 hektare yang tersebar di enam desa.

Program Swasembada Bawang Putih 2021, Kementerian Pertanian 2018 mengalokasikan bantuan kawasan bawang putih seluas 5.943 hektar lebih dalam bentuk bantuan benih, pupuk dan sarana produksi pendukung lainnya.

Tahun ini diperkirakan 7.400 hektar akan ditanam importir kerjasama dengan kelompok tani. Sedangkan target luas tanam untuk mencapai swasembada bawang putih pada 2021 seluas 80 ribu hektar. (harun)

News Feed