oleh

Ini Reaksi Masing-masing Kubu Setelah Dapat Nomor Urut Pemilu

-Nasional-162 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Pengundian nomor urut Pemilu 2019 di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jakarta Pusat, telah dilakukan Jumat (21/9/2018) malam kemarin. Pasangan Jokowi-Ma’ruf memperoleh nomor urut 1, sedangkan Prabowo-Sandiaga memperoleh nomor urut 2. Kedua kubu yang akan bertarung pun merasa puas dengan perolehan nomornya.

Alhamdulillah sesuai yang kita harapkan. Kita mendapatkan nomor urut 1,” kata Jokowi usai pengundian di Gedung KPU RI, Jakarta, Jumat (21/9/2018) malam.

Dalam pandangan Jokowi, nomor urut 1 akan memudahkan komunikasi dengan masyarakat dan sesuai filosofi keinginan pihaknya. “Karena memang kita ingin Indonesia ini bersatu,” katanya.

Jokowi bersama Ma’ruf Amin rencanannya akan menjalani kampanye deklarasi damai, Minggu (23/9/2018) besok.

Bukan hanya Jokowi, namun partai-partai pengusungnya pun bersyukur dengan perolehan nomor tersebut, antara lain Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Sekjen PKB Abdul Kadir Karding meyakini partainya akan memperoleh efek positif dari nomor urut satu yang diperoleh capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin. Sebab nomor itu sama dengan nomor PKB selaku partai peserta pemilu.

“PKB dapat number effect. Dapat nomor satu itu syukur Alhamdulillah karena nomornya sama dengan nomor urut PKB,” ujar Karding di Jakarta, Jumat (21/8/2018) malam.

Dengan nomor yang sama-sama 1, kata Karding, PKB akan lebih mudah mengkampanyekan Jokowi-Ma’ruf.

“Menyatukan dukungan PKB ke Pak Jokowi menjadi lebih mudah,” kata Karding.

Di tempat yang sama, Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengatakan pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin akan memberikan kejutan di kampanye perdana, Minggu (23/9/2018) esok.

“Kejutannya bintang-bintang dan juru kampanye yang hadir nanti,” kata Romahurmuziy

Ia merahasiakan siapa saja yang akan membantu pasangan nomor satu itu untuk memenangkan Pilpres 2019.

Namun Romahurmuziy masih merahasiakan siapa saja bintang-bintang yang akan menjadi juru kampanye itu.

Yang jelas, kata Romahurmuziy, Jokowi-Ma’ruf sangat memberikan perhatian bagi pemilih terbesar yakni generasi milenial.

Hal tersebut, kata dia, tercermin dari busana yang dikenakan tim Jokowi-Ma’ruf yang mayoritas casual dan milenial. 

“Pak Jokowi memberikan perhatian bagi pemilih terbesar, generasi milenial. Dan menunjukkan jiwa beliau masih sangat milenial,” ujarnya.

Sementara itu, dari kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang diusung oleh Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Demokrat, nomor urut dua yang diperoleh merupakan makna dua isu utama ekonomi yakni lapangan kerja dan harga bahan pokok.

“Kalau menurut Bang Dahnil (Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah), dua itu peace and victor, adil dan makmur,” kata Sandiaga usai pengundian.

Sandiaga berjanji akan menemui dan menangkap aspirasi dari masyarakat selama masa kampanye nanti. Dia pun mohon doa restu serta mengimbau seluruh rakyat Indonesia untuk menyambut gembira kontestasi Pilpres 2019.

“Menyebarkan satu keyakinan bahwa Indonesia lebih baik dengan pemerintahan kuat dan tegas, yang fokus ekonomi,” ujarnya.

Saat Sandiaga menjelaskan kepada wartawan, calo presiden Prabowo Subianto tidak terlihat lagi di Gedung KPU. Rupanya usai pengundian, Prabowo langsung bergegas kediamannya di Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Namun sebelum pulang, Prabowo sempat menyatakan rasa syukurnya mendapatkan nomor urut 2.

“Alhamdulillah, alhamdulillah, ya terima kasih alhamdulillah. Jadi lebih gampang pakai dua tangan,” kata Prabowo sambil menunjukkan gestur dua jari saat akan masuk ke mobilnya yang terparkir di pelataran Gedung KPU.

“Ya kita bersyukur. Ya nomor 2 lambang kemenangan,” katanya lagi.

Sedangkan menurut PKS, mendapatkan nomor urut berapapun sebenarnya sama saja. Namun ada suasana kemenangan yang kemudian terbentuk usai  mendapatkan nomor urut 2.

“Saya kira aura yang terbentuk kami siap,” kata Presiden PKS Sohibul Iman di Gedung KPU, tadi malam.

Kemenangan, menurut Sohibul, adalah tergantung usaha pemenangan, bukan semata-mata karena nomor urut. Dia punya jargon.

“Bersama Prabowo-Sandi nomor dua,” kata Sohibul.

Ketua DPP Partai Gerindra Adnan mengatakan nomor urut dua Pasangan Prabowo-Sandiaga memiliki efek positif bagi Partai Gerindra di Pemilu 2019. Nomor dua menurut dia bagi kalangan milenial sangat melekat yaitu lambang “peace” (perdamaian).

“Jelas bagi kami itu sebuah anugerah yang luar biasa,” kata Adnan.

Sedangkan Komandan Satuan tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tak banyak berkomentar soal makna dari nomor 02. Dia menyerahkan sepenuhnya pada Prabowo dan Sandiaga.

“Yang jelas kami akan terus berikan support bisa sukses dalam Pilpres ini dan tentunya membawa kebaikan dalam bangsa ini,” tutur putra sulung SBY itu.

Tagline untuk nomor 2 apa? “Tunggu tanggal mainnya,” kata AHY.

Dari barisan pendukung pasangan Capres/cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang berada di Kantor KPU RI, terlihat langsung mengenakan atribut nomor dua yang rupanya sudah dipersiapkan sejak awal untuk berjaga-jaga bila pasangan yang dijagokan mereka mendapatkan nomor urut tersebut. 

Para pendukung Prabowo-Sandiaga langsung membentangkan kertas karton warga putih dengan angka dua dan mengenakan pin bernomor dua di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Jumat malam. Kertas karton dan pin bernomor dua itu dibagikan para pendukung yang sudah menyiapkannya sejak awal. (mus/joko/harun)

 

News Feed