oleh

Prabowo: Jangan Serahkan Satu Jengkal Tanah Pun ke Asing!

-Nasional-82 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Calon Presiden Prabowo Subianto merasa miris melihat ekonomi bangsa yang makin terpuruk. Penyebabnya, kata Prabowo, hanya segelintir orang Indonesia yang menguasai kekayaan alam negeri ini, sebab sebagian besar aset negara dikuasai investor asing.   

“Indonesia ini merdeka untuk hidup berdaulat, supaya rakyatnya tidak menjadi antek bangsa asing. Ribuan putra-putri terbaik, baik yang dalam organisasi tentara, maupun yang di luar berkorban jiwa dan raganya agar Indonesia, tidak lagi dijajah oleh bangsa asing,” ujar Prabowo dalam acara Ngobrol Bersama 300 Jenderal dan Para Intelektual dengan ‘Ekonomi Kerakyatan sebagai Solusi Tatanan Ekonomi Indonesia dan Global’ di Hotel Sari Pan Pacifik, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (22/9/2018).

Menurut Prabowo, sistem ekonomi negara saat ini menyimpang dari UUD 45 yang asli, karena telah berpihak kepada kepentingan asing. Tak heran bila negara ini menjadi tidak sejahtera.

“Kekayaan negara ini bocor karena ada antek-antek asing yang tidak memikirkan nasib bangsa dan negara tapi lebih mementingkan kepentingan pribadi dan golongannya,” katanya.

Sistem perekonomian Indonesia yang menyimpang dari UUD 1945, kata Prabowo, menjadi bukti dari lunturnya kecintaan pada negeri sendiri.

“Menyimpang karena kecintaan pada negaranya sendiri sudah mulai luntur,” katanya.

Prabowo berpendapat dengan lunturnya nilai-nilai kecintaan pada tanah air maka akan berakibat pada berbagai aspek termasuk aspek ekonomi.

Dia pun meminta masyarakat Indonesia berani berjuang dan tidak menjadi antek asing.

“Jangan pernah menyerahkan satu jengkal tanah pun kepada bangsa asing,” ujarnya.

Prabowo kemudian bercerita tentang masa sekolahnya yang dipenuhi cerita-cerita kepahlawanan dalam mengusir penjajah. Dia menyayangkan kondisi saat ini yang seolah melupakan apa yang telah diperjuangkan para pahlawan terdahulu.

“Dulu saya dikasih cerita-cerita pengorbanan pahlawan, heroisme dimana-mana, I Gusti Ngurah Rai, Jenderal Sudirman dan yang lainnya masih banyak. Mereka berkorban untuk Indonesia. Tapi setelah pengorbanan mereka itu dilakukan, masa kita masih jadi antek asing,” kata Prabowo.

Oleh sebab itu, ia berharap agar rakyat Indonesia tak lagi mudah menjadi antek asing dengan meningkatkan kecintaan pada tanah air.

“Kalau kita sudah meninggalkan kaedah-kaedah fundamental negara ini, bagaimana kita berharap negara ini aman dan sejahtera?” katanya. (hadi)

baca juga: http://radarpagi.com/perang-potong-bebek-angsa-pki-psi-vs-fadli-zon-siapa-bakal-menang/

 

News Feed