oleh

Go Prabu Dukung Prabowo, Golkar: Nggak Ngaruh!

-Nasional-198 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Sejumlah calon anggota legislatif (caleg) yang tergabung dalam Forum Caleg Golkar mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, dengan membentuk Go Prabu (Golkar Prabowo-Uno) sebagai lawan dari kehadiran Go Jo (Go Jokowi).

Menanggapi hal tersebut, Partai Golkar memastikan tetap solid dalam memberikan dukungan kepada pasangan calon Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

 “Saya nggak kenal tuh dengan mereka (Forum Caleg Golkar/Go Prabu). Setahu saya mereka bukan pengurus Partai Golkar. Jadi tak bisa mengatasnamakan partai. Apalagi dari yang terlihat di foto itu hanya dua orang caleg,” ujar Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, di Jakarta, Selasa (25/9/2018).

Ace memastikan Golkar tidak terpengaruh dengan mereka ini soal dukungan kepada Presiden Jokowi. Dia juga menyebut deklarasi yang diprakarsai dua orang oknum kader Partai Golkar tidak bisa menggugurkan keputusan partai yang diambil dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).

“Saya kira semua kader Partai Golkar konsisten mendukung Presiden Jokowi. Ini keputusan Rapimnas 2016 dan Munaslub 2017 yang pesertanya DPD PG Kab/Kota, Provinsi dan DPP Partai Golkar,” tegasnya.

Dia meminta aksi Go Prabu itu tidak dibesar-besarkan. Keberadaan oknum kader partai yang berbeda pandangan adalah bumbu dari demokrasi.

“Anggap angin lalu saja, tidak perlu dibesar-besarkan,” ujar Ace.

Di tempat terpisah, Koalisi Indonesia Adil Dan Makmur (KIAM) menyambut baik dukungan Go Prabu yang diberikan Forum Caleg Golkar.

“Berita itu bagi kami tentu berita gembira,” ujar Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/9/2018).

Menurut Fadli, seorang kader partai yang beda pilihan dengan organisasinya tentu harus siap menerima resiko. Karena itu dia mengapresiasi keberanian mereka.

“Meskipun mungkin secara lead-nya partai-partai mendukung pasangan lain, tetapi grassroots (lapisan bawah) dan bahkan elit-elit yang menjadi caleg pun berani mengambil risiko politik itu,” katanya.

Go Prabu, kata Fadli, sudah menghubungi koalisi untuk segera ertemu dan menyampaikan dukungannya pada Prabowo dalam waktu dekat ini.

Deklarasi Go Prabu digelar di Hotel Crowne, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (24/9/2018) kemarin. “Tadi kan dalam deklarasi saya sebagai salah satu koordinator nasional, kebetulan saya caleg DPRD DKI Jakarta, udah DCT (daftar caleg tetap),” kata Cupli Risman Koordinator Nasional Go Prabu, Senin (24/9/2018).

Menurut Cupli, sejak awal dia memperhitungkan Jokowi akan berpasangan dengan Ketum Golkar Airlangga Hartarto. Namun Golkar ternyata mengusung Jokowi-Ma’ruf. Kombinasi pasangan capres-cawapres ini dinilai tak menguntungkan partai, terutama para caleg.

“Kalkulasi politik kita tidak menguntungkan bagi caleg-caleg yang bertarung di lapangan, di dapil masing-masing,” kata dia.

Apalagi, lata Cupli , ada daerah-daerah tertentu dimana caleg Golkar tidak bisa membawa nama Jokowi dalam kampanye. Karena itulah Go Prabu dibentuk.

“Kalau di daerah tertentu kita bawa Jokowi, Golkar bisa repot. Jadi kita mengambil inisiatif juga untuk merespons grassroot. Kita caleg kan supaya terpilih. Kalau kita pro-Jokowi, kita tak dipilih orang, kan kita juga repot kan sebagai caleg,” katanya.

Menurut Cupli, elite Golkar seperti telah merestui langkah kader untuk merapat ke Prabowo-Sandi. Dia memberi contoh pertemuan Airlangga Hartarto dengan Sandiaga Uno di acara ulang tahun Akbar Tandjung.

“Kami nangkap (pertemuan) itu sinyal dari elite-elite Golkar sudah mulai memberi keleluasaan kepada kader Golkar, khususnya caleg,” katanya.

Cupli tak mau menyebutkan berapa jumlah caleg yang merapat ke kubu Prabowo-Sandiaga, namun dia mengklaim jumlahnya banyak.

Dalam waktu dekat, katanya, Go Prabu akan dibentuk di seluruh Indonesia. “Pada prinsipnya nanti Go Prabu akan kita bentuk di seluruh Indonesia di tingkat provinsi maupun kabupaten agar secara elektoral Golkar bisa terus bertahan di dua besar minimal,” katanya.  (safrizal/fitria)

Baca juga: http://radarpagi.com/fadli-zon-isu-sandiaga-selingkuh-buatan-pusat-hoax-nasional/

Baca juga: http://radarpagi.com/buni-yani-bikin-blunder-bilang-bisa-bebas-dari-jerat-hukum-bila-prabowo-menang/

News Feed