oleh

Jokowi Akan Lebih Dekat dengan Umat Islam, Tiga Bidang Ini Jadi Fokusnya Bila Terpilih Lagi

-Ekonomi-65 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin akan fokus pada tiga bidang bila terpilih sebagai presiden dan wakil presiden dalam Pilpres 2019 mendatang. Ketiga bidang itu adalah infrastruktur fisik, infrastruktur sosial dan perlindungan sosial. Selain itu, ada program khusus yang memperlihatkan keberpihakan Jokowi pada umat Islam.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN-KIK) Arsul Sani mengatakan, perbedaan antara program 2019 dengan 2014, lebih menunjukkan keberpihakan pemerintahan Jokowi pada umat Islam, yaitu dalam bentuk program khusus berupa ekonomi keumatan dan lembaga pendidikan keagamaan serta pondok pesantren.

“Program ekonomi keumatan sudah berlangsung dan akan terus digalangkan, salah satunya adalah bank-bank wakaf di masjid. Dia melanjutkan, ada juga penguatan dan menyeimbangkan lembaga pendidikan agama serta dari yayasan ormas,” kata Arsul Sani di Jakarta, Senin (25/9/2018).

Secara prinsip, program pembangunan yang diusung pemerintahanJokowi kali ini tidak berbeda jauh dengan 2014. Hal itu dikarenakan Jokowi ingin melanjutkan program kerja yang sudah dikerjakan, terutama di bidang infrastruktur dan perlindungan sosial.

“Program yang diprioritaskan terkait dengan kontinuitas pembangunan yang sudah dilaksanakan oleh Jokowi saat ini, khususnya infrastruktur fisik, infrastruktur sosial dan perlindungan sosial,” ujar Wakil Ketua TKN-KIK lainnya, Johnny G Plate di Jakarta, Senin (25/9/2018).

Johnny mengatakan, KIK saat ini masih mendiskusikan tiga program tersebut serta program lainnya. Setelah itu, KIK bersama pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 akan mensosialisasikan program tersebut kepada masyarakat pada saat kampanye.

Namun kata Johnny, konsep program itu nantinya dibagi dua, yaitu program nasional dan program daerah, dan akan disesuaikan dengan masing-masing daerah.

Ada program nasional ada program daerah. Kebijakan nasional dilakukan oleh pemerintah pusat dan kementerian. Ada visi dan misi yang dilaksanakan pemda baik itu dibiayai oleh APNN maupun non-APBN,” katanya. (jar)

baca juga: http://radarpagi.com/cegah-frambusia-mewabah-bupati-intan-jaya-gerak-cepat-bentuk-tim-kesehatan/

News Feed