oleh

840 Liter Tuak Suling Dimusnahkan Polsek Lahusa, Kapolsek: 80 Persen Angka Kriminalitas Berkurang

-Sumatera-106 views

 

Nias Selatan, Radar Pagi – Sebanyak 840 ratus liter minuman keras jenis tuak suling khas Nias hasil sitaan Polsek Lahusa Nias Selatan dimusnahkan di Halaman Kantor Camat Lahusa, Rabu (26/09/2018).

Kapolres Nias Selatan, melalui Kapolsek Lahusa Iptu Catur Haryadi mengatakan Tuak 840 Liter ini merupakan hasil sitaan dari bulan Juli hingga September 2018.

“Pemusnahan Tuak ini merupakan hasil sitaan saat razia (penertiban) tuak di daerah lintasan Kecamatan Lahusa Kabupaten Nias Selatan. Penertiban minuman keras di Kecamatan Lahusa sudah berlangsung kurang lebih selama 8 bulan,” tutur Kapolsek Lahusa Iptu Catur Haryadi, Rabu (26/09/2018).

Dia menjelaskan, penertiban didasarkan pada Perbup Nomor 04.20_33 Tahun 2018 tentang Penertiban dan Larangan Miras, maka Kapolres Nias Selatan memerintahkan jajaran termasuk Kapolsek Lahusa untuk melakukan rangkaian penertiban minuman keras.

“Diawali masa sosialisasi selama 2 bulan, dan kemudian kita lakukan penindakan selama 4 bulan. Selama masa penertiban, angka kriminalitas di Kecamatan Lahusa Kabupaten Nias Selatan menurun sekitar 80 persen,” kata Catur.

Dia menjelaskan, sebelumnya Kapores telah mengirimkan sample tuak suling Nias ini ke Balai Pengawasan Ibat dan Makanan (BPOM) dan alhasil ternyata tuak suling Nias ini tidak dapat dikonsumsi karena mengandung jenis alkohol pembersih luka.

“Sebelumnya Pak Kapolres sudah pernah mengirim sample tuak suling tersebut ke Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) kota Medan, dan hasilnya sangat mengejutkan. Ternyata Tuak suling tersebut sangat tidak layak konsumsi karena mengandung senyawa sejenis alkohol pembersih luka, yang biasa kita beli di pasaran dan di apotik yang bisa merusak jaringan saraf bila di konsumsi,” jelas Catur.

Camat Lahusa Kabupaten Nias Selatan, Yurlina Zebua mengapresiasi langkah Polres Nias Selatan dalam menerapkan dan memberantas tuak suling Nias ini, karena sebenarnya mengkonsumsi tuak bukanlah budaya di Nias Selatan maupun di Kepulauan Nias.

“Saya selaku Camat Lahusa mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Lahusa Polres Nias Selatan yang telah menegakkan Perbup Nias Selatan tentang larangan Minuman beralkohol. Kami akan terus mendukung Kapolres, Kapolsek dan jajarannya agar terus memberantas peredaran minuman beralkohol tanpa ijin, dan mengimbau seluruh kepala desa untuk mengawasi warga desanya agar turut menjauhi tuak nifaro dan selalu melakukan pekerjaan yang positif, termasuk melaporkan peredaran tuak suling di Kecamatan Lahusa Kabupaten Nias Selatan,” tukas Yurlina.

Rencananya, Kapolsek Lahusa akan berkoordinasi dengan Muspika untuk melakukan kegiatan penertiban minuman keras dan melakukan razia, baik di jalan maupun di warung-warung.

Pemusnahan tuak suling ini turut dihadiri unsur Muspika (Asisten I), Kasat Binmas Polres Nias Selatan, Camat Siduaori, Camat Somambawa, Camat Lahusa, Lanal Nias, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan masyarakat Kecamatan Lahusa Kabupaten Nias Selatan. (Wilson Loi)

Baca juga: http://radarpagi.com/selalu-mangkir-saat-hendak-diperiksa-m-faisal-ditangkap-kpk/

News Feed