oleh

Keluarga Gus Dur Dukung Jokowi, Gerindra dan PKS Yakin Suara Gusdurian Condong ke Prabowo

-Nasional-75 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Keluarga almarhum KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur resmi mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

“Dengan mengucapkan bismillah, kami dukung pasangan nomor 01,” kata putri kedua Gus Dur, Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid alias Yenny Wahid, di Rumah Pergerakan Politik Gus Dur, Jalan Kalibata Timur I No. 12, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (26/9/2018).

Yenny menjelaskan alasan keluarganya memberikan dukungan kepada pasangan Jokowi-Maruf Amin. Menurutnya, pemimpin yang mereka dukung saat ini terbukti mampu menghadirkan keadilan sosial dengan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs) bagi mereka yang selama ini tak tersapa.

Jokowi, kata Yenny, juga mampu menghadirkan layanan pendidikan, kesehatan maupun akses konektivitas bagi mereka yang dulunya tak terjamah.

Selain itu, Jokowi mampu memenuhi hak-hak dasar (basic right) bagi segenap bangsa Indonesia, tanpa membeda-bedakan agama, keyakinan, warna kulit, ras, gender, maupun status sosial dari rakyat yang dipimpinnya.

“Dua-duanya (Jokowi dan Ma’ruf Amin) berpikir dan bertindak sederhana, namun kaya dalam karya,” kata Yenny.

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa ibunya, Sinta Nuriyah Wahid, akan bersikap netral pada Pilpres 2019.

“Keluarga Gus Dur saya wakili sikap politiknya. Sikap politik sudah diamanatkam kepada saya,” tuturnya.

Selain keluarga Gus Dur, sembilan organisasi yang tergabung dalam Konsorsium Kader Gus Dur juga menyatakan dukungan.

Sembilan organisasi tersebut antara lain Barikade Gus Dur, Gerakan Kebangkitan Nusantara (Gatara), Jaringan Perempuan Nusantara, Forum Silaturahim Santri Nusantara, Forum Kiai Kampung Nusantara, dan Forum Alumni Timur Tengah.

Sebelumnya, Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo mengaku sudah mengetahui Yenny Wahid akan mendukung Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 2019 mendatang.

Menurut Bamsoet, Yenny pernah mengutarakan dukungan itu. “Orang dia sudah ngomong kok. Kita tunggu aja tunggu aja pengumumannya,” ujar Bamsoet di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (26/9/2018).

Dukungan keluarga dan komunitas Gusdurian, terutama kaum Nahdliyyin, dianggap sangat berpengaruh untuk mendongkrak perolehan suara pasangan calon presiden dan calon wakil presiden. Tak heran bila pasangan nomor urut 1 dan 2 sudah bergantian menyambagi keluarga mantan presiden ke-4 RI ini.

Meski begitu, partai koalisi Prabowo-Sandiaga tetap yakin kelompok Gusdurian akan condong ke pihak mereka. Sebab Prabowo Subianto memiliki hubungan baik dengan keluarga Nahdlatul Ulama (NU) dan Gusdurian.

Gusdurian adalah sebutan untuk para murid, pengagum, dan penerus pemikiran dan perjuangan Gus Dur. Para GUSDURian mendalami pemikiran Gus Dur, meneladani karakter dan prinsip nilainya, dan berupaya untuk meneruskan perjuangan yang telah dirintis dan dikembangkan oleh Gus Dur sesuai dengan konteks tantangan zaman.

“Teman-teman tahu bahwa Gus Dur pernah menyampaikan, orang paling ikhlas di Indonesia ya Prabowo. Kami meyakini Gusdurian pasti banyak yang milih Prabowo. Kami yakin pemilih Prabowo juga banyak dari kalangan NU dan kalangan Gus Dur,”  ujar Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria, di Jakarta, Rabu (26/9/2018).

Riza meyakini banyak dari Gusdurian yang tidak mengikuti pilihan politik keluarga Gus Dur. “Kami sangat optimis walaupun Ma’ruf jadi cawapres Jokowi, kalangan NU sejauh pengamatan kami dan kunjungan kami, memberikan dukungan besar bagi Prabowo-Sandi,” katanya.

Senada dengan Riza, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera yakin efek calon wakil presiden Sandiaga Uno dalam menggaet suara kaum milenial cukup besar, sehingga dari kalangan Gusdurian pun bisa lebih memilih pasangan Prabowo-Sandiaga.

“Kami sedang berusaha untuk masuk ke massa milenial NU-nya. InsyaAllah kuat juga,” kata Mardani.

Baik Partai Gerindra dan PKS mengaku tidak kecewa dengan keputusan Yenny Wahid. (jar)

Baca juga: http://radarpagi.com/selalu-mangkir-saat-hendak-diperiksa-m-faisal-ditangkap-kpk/

News Feed