oleh

Selalu Mangkir Saat Hendak Diperiksa, M. Faisal Ditangkap KPK

-Hukum-600 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap M. Faisal, Rabu (26/9/2018) karena beberapa kali mangkir dari panggilan KPK.

KPK melakukan penangkapan terhadap anggota DPRD Sumut yang menjadi tersagka kasus suap dan gratifikasi dari mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho itu di Perumahan Villa Asoka A-9, Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan.

Faisal yang politisi Golkar di DPRD Sumut sebelumnya pernah dipanggil oleh penyidik KPK pada 7 dan 24 september 2018, namun tidak pernah datang.  

Setelah diperiksa di Polsek Sunggal, Sumatera Utara, Faisal selanjutnya dibawa ke Jakarta untuk diproses lebih lanjut.  

Juru Bicara KPK Febri Diansyah pun mengingatkan para tersangka lainnya untuk memenuhi panggilan penyidik dan mengikuti proses hukum yang berlaku di negeri ini.

“Kami ingatkan pada tersangka lain agar koperatif dan hal ini menjadi pelajaran agar memenuhi panggilan penyidik dan mengikuti proses hukum yang berlaku,” kata Febri di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (26/9/2018).

Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan 38 anggota DPRD Sumut sebagai tersangka. Mereka diduga menyalahgunakan wewenang atau jabatannya dengan menerima hadiah atau janji dari mantan Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho.

Dari 38 anggota DPRD Sumut yang dijadikan tersangka dalam kasus suap Gatot Pujo Nugroho, KPK baru melakukan penahanan terhadap 18 orang tersangka.

Mereka disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU 20/2001 juncto Pasal 64 Ayat (1) dan Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. (jar)

Baca juga: http://radarpagi.com/keluarga-gus-dur-dukung-jokowi-gerindra-dan-pks-yakin-suara-gusdurian-condong-ke-prabowo/

Baca juga: http://radarpagi.com/840-liter-tuak-suling-dimusnahkan-polsek-lahusa-kapolsek-80-persen-angka-kriminalitas-berkurang/

News Feed