oleh

Dahsyatnya Tsunami Palu: Ada Kapal Terlempar 70 Meter

-Utama-77 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Gelombang tsunami setinggi 1,5 meter yang terjadi akibat gempa bermagnitudo 7,4 yang mengguncang Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, memang tidak sedahsyat gempa dan tsunami Aceh tahun 2004 silam. Namun bukan berarti tidak menyeramkan. Sejumlah kapal yang sedang bersandar di Pelabuhan Palu terlempar terlempar hingga 70 meter.

“Ada kapal yang kebetulan sandar di pelabuhan terlempar kira-kira 70 meter,” ujar Menhub Budi Karya di Jakarta, Jumat (28/9/2018) malam.

Menurut Menhub, kapal yang terlempar itu milik PT Pelni (Persero). Beruntung saat peristiwa terjadi, tak ada orang di dalam kapal.

Dari pengecekan sementara Pelabuhan Ogoamas, terdapat retak-retak di beberapa bagian dan terjadi pergeseran dermaga ke sisi kanan sepanjang 3 cm. Namun untuk Pelabuhan Ampana dan Pelabuhan Luwuk dilaporkan tidak terjadi kerusakan.

Sementara Pelabuhan Palu, Pantoloan dan Donggala, belum diketahui apakah mengalami kerusakan. “Kami belum mendapatkan laporan dari Pelabuhan Palu, Pantoloan dan Donggala karena jaringan komunikasi terputus akibat gempa,” terang Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Agus H. Purnomo dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/9/2018) malam.

Gempa juga mengakibatkan beberapa kerusakan pada rumah-rumah milik warga. Beberapa warga diketahui tewas tertimpa bangunan yang roboh, namun jumlah pastinya belum diketahui.

Salah satu bangunan yang mengalami kerusakan adalah tower Bandara Mutiara SIS Al-Jufrie di Kota Palu. Untuk memperbaiki tower tersebut, Kemenhub telah mengirim tim AirNav di Makassar, Sulawesi Selatan, membawa peralatan navigasi baru ke Bandara Mutiara.

Tim AirNav akan memperbaiki fungsi tower ATC (Air Traffic Control) Bandara Mutiara. Tower ATC Bandara Mutiara sampai Jumat malam belum berfungsi karena di lantai 4 tower tersebut runtuh. (mas)

Baca juga: http://radarpagi.com/bantuan-untuk-korban-gempa-tsunami-donggala-palu-mulai-berdatangan/

News Feed