oleh

Gempa Palu: Sudah 48 Jenazah Ditemukan

-Sulawesi-362 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, jumlah korban meninggal di Kota Palu hingga Sabtu (29/9/2018) pukul 10.00 WIB sebanyak 48 orang.

“Data sementara sampai dengan pukul 10.00 tadi terdapat total 48 orang orang meninggal dunia. Diperkirakan jumlah ini akan terus bertambah. Sementara itu, jumlah luka-luka di kota Palu 356 orang dan ribuan rumah rusak,” ujar Sutopo dalam konfersi pers di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Sabtu (29/9/2018).

Sementara itu, jumlah korban luka-luka mencapai 356 orang, dan ribuan rumah rusak. Jumlah tersebut adalah korban meninggal maupun luka karena terdampak gempa bumi di Kota Palu.

Sementara korban terdampak tsunami yang banyak berjatuhan di pinggir-pinggir pantai di Kota Palu tetap belum bisa dipastikan jumlahnya.

“Untuk tsunami kami masih dalam tahap pendataan,” katanya.

BNPB juga belum bisa menyampaikan jumlah korban terdampak gempa dan  tsunami di Kabupaten Donggala, sebab listrik di wilayah tersebut masih padam sehingga menghambat komunikasi.

“Kabupaten Donggala kami belum mendapat laporan,” ujar Sutopo.

Diperkirakan, jumlah korban maupun kerusakan masih akan terus bertambah, baik di Kota Palu maupun Kabupaten Donggala.

“Kita bisa memperkirakan jumlah korban masih akan terus bertambah,” ujar Sutopo.

Berikut ini rincian korban meninggal dunia yang berada di rumah sakit:
– RS Woodward Palu: 2 meninggal dunia, 28 luka
– RS Budi Agung Palu: 10 meninggal dunia, 114 luka
– RS Samaritan Palu: 6 meninggal dunia , 54 luka
– RS Undata Palu: 30 meninggal dunia, 160 luka

Gempa dan tsunami di Palu dan Donggala juga menyebabkan sejumlah bangunan rusak. Salah satunya Jembatan Kuning, yang menjadi ikon Kota Palu.

Berikut ini informasi sementara terkait bangunan yang rusak:
– Pusat perbelanjaan atau mal terbesar di Kota Palu, Mal Tatura Jala Emy Saelan, ambruk.
– Hotel Roa Roa berlantai 8 di Jalan Pattimura rata dengan tanah. Di hotel terdapat 76 kamar dari 80 kamar yang terisi oleh tamu.
– Arena Festival Pesona Palu Nomoni, yang terdapat puluhan hingga ratusan orang pengisi acara.
– Rumah Sakit Anutapura yang berlantai empat di Jalan Kangkung, Palu, roboh.
– Jembatan Kuning Ponulele roboh diterjang tsunami.
– Jalur trans Polo-Poso-Makassar tertutup longsor.
– Bandara di wilayah Palu juga mengalami kerusakan, yaitu di Bandara Mamuju dan Bandara Luwuk Bangai. (jar)

Baca juga: http://radarpagi.com/ratusan-satpol-pp-kota-palu-diduga-tewas-tersapu-gelombang-tsunami/

News Feed