oleh

Ratusan Satpol PP Kota Palu Diduga Tewas Tersapu Gelombang Tsunami

-Sulawesi-57 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengaku belum bisa memberi penjelasan mengenai data pasti berapa korban gempa dan tsunami di Kota Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Namun beberapa jenazah sudah ditemukan di berbagai tempat.

“Saya belum dapat jumlah angka korban. Beberapa jenazah ditemukan di beberapa tempat,” ujar Sutopo, Sabtu (29/9/2018).

“Jumlah korban dan dampaknya masih dalam pendataan,” sambung Sutopo.

Namun Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Sulawesi Tengah dr. I Komang Adi Sujendra, SpPD memberikan informasi soal jumlah korban gempa dan tsunami.

Dalam video yang dirilis akun twitter resmi IDI Sabtu (29/9/2019) pagi, I Komang Adi Sujendra menyebut untuk sementara ada 30 korban meninggal dunia. Sementara yang luka-luka ada 12 orang korban yang memerlukan tindakan operasi, serta 9 orang mengalami trauma kepala.

Ratusan Orang Hilang

Saat berita ini diturunkan, Sabtu (29/9/2018) tengah hari, tersiar kabar bila ratusan petugas Satpol PP Kota Palu kemungkinan besar telah tewas tersapu gelombang tsunami. Saat tsunami melanda pada Jumat (28/9/2018) sore, ada 250 petugas Satpol PP bertugas mengamankan Festival Pesona Palu Lomoni, yang digelar di pinggir Pantai Anjungan Nusantara.

Mereka berada di sana bersama anggota pengamanan lainnya yang berasal dari unsur TNI, Polri, Dinas Perhubungan. Banyak warga yang berkumpul di pantai itu, termasuk pelajar yang dijadwalkan akan ikut mengisi acara festival.

Saat gempa pertama terjadi pukul 15.00 Wita, kepanikan langsung terjadi ketika air laut terlihat surut. Namun belum sempat menyelamatkan diri, tiba-tiba terjadi gempa kedua dan air laut langsung menerjang naik.

Sejauh ini, empat jenazah yang semuanya merupakan petugas Satpol PP sudah ditemukan, sisanya belum diketahui nasibnya, apakah berhasil menyelamatkan diri atau benar tewas seperti dugaan masyarakat sekitar. Keempat jenazah untuk sementara diletakkan di Kantor Wali Kota Palu.

Wali Kota Palu sendiri bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya sebenarnya juga akan hadir di festival itu, namun keduanya masih dalam perjalanan menuju lokasi saat tsunami melanda, hingga selamat dari musibah mengerikan itu. (jar)

Ikuti tautan ini untuk bergabung dengan grup FB Radar Pagi: https://www.facebook.com/groups/542102999519986/

News Feed