oleh

KPK Soroti Tidak Berfungsinya Alat Pendeteksi Tsunami di Palu

-Sulawesi-136 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Tidak berfungsinya alat pendeteksi tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, menjadi perhatian KPK. Selain tidak berfungsi karena dirusak tangan jahil, alat yang diletakkan terapung di laut itu juga banyak yang hilang dicuri.

“Ya, nanti kita lihatlah, karena peralatan kok bisa nggak berfungsi,” kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (1/10/2018).

KPK mengingatkan pemerintah agar dana bantuan, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk korban gempa dan tsunami di Palu dan sekitarnya tepat sasaran dan harus bisa dipertanggungjawabkan.

“Uang keluar-masuk mesti jelas peruntukannya,” kata Saut.

Dia berpendapat bisa jadi dana bantuan tidak dikorupsi, tapi hanya miss management, namun hal itu justru lebih berbahaya. “Nanti negara luar lihat kita seperti apa, kok kita nggak bisa bikin kalkulasi yang sederhana?,” ucapnya.

Saut pun mengingatkan saat KPK membuka kantor pasca tsunami Aceh. Saat itu KPK mengawasi penggunaan bantuan yang diterima agar tepat sasaran.

Dia juga mengatakan pegawai KPK sedang mengumpulkan bantuan untuk korban gempa dan tsunami di Palu, Donggala, dan sekitarnya.

“Yang jelas pegawai KPK sudah mau urunan (patungan) juga sebagai bentuk prihatin,” katanya. (david)

Baca juga: http://radarpagi.com/pemerintah-segera-ganti-alat-pendeteksi-tsunami-yang-rusak-dan-hilang/

News Feed