oleh

Kampus Tak Berakreditas Jadi Kendala Tamatan STKIP Nias Selatan Saat Melamar CPNS 2018

-Ekonomi-153 views

 

Nias Selatan, Radar Pagi – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Refermasi Birokrasi (Kemenpan-RB) telah membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 di lembaga Kementerian hingga pemerintahan daerah.

Namun sejumlah tamatan dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Nias Selatan tidak dapat berkompetisi pada penerimaan CPNS tahun ini. Pasalnya Kampus STKIP Nias Selatan belum memiliki akreditasi dari Badan Akreditas Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Hal itu diakui oleh Dr. Martiman Sarumaha., M.Pd selaku Ketua STKIP Nias Selatan kepada sejumlah wartawan saat ditemui di ruang kerjanya di Kampus STKIP Nias Selatan, Selasa (2/10/2018).

“Memang Kampus kita masih belum terakreditasi dari BAN-PT. Namun semua Prodi telah terakreditasi,” terang Martiman.

Martiman menjelaskan, pihaknya telah mengajukan Akreditas Kampusnya kepada BAN- PT per tahun 2016 lalu, namun belum ada tindakan dari BAN-PT.

“Kita juga telah mengajukan Akreditas Kampus per tahun 2016 lalu. Namun di Indonesia ini kan bukan hanya STKIP Nias Selatan yang menjadi perhatian BAN-PT, ada ribuan Kampus yang mengajukan Akreditasnya. Sementara Tim Asesornya hanya beberapa orang, mengkin hanya ratusan. Lalu bagaimana tim itu bisa meninjau kampus-kampus yang segitu banyaknya?” tanya Martiman.

Terkait sejumlah alumni STKIP yang tidak dapat berkompetisi pada penerimaan CPNS tahun 2018 ini, dia mengatakan pihaknya hanya menyediakan sumber daya manusia, selebihnya urusan pihak perusahaan dan pemerintah bagaimana  mempergunakan orang-orang yang telah menamatkan pendidikan di STKIP Nias Selatan.

“Kita hanya menyediakan SDM. Terkait CPNS sebenarnya institusi/perguruan tinggi tidak pernah bersinggungan dengan pemerintah. Pemerintah juga tidak pernah menemui kampus menyampaikan kepada kampus berikan kepada kami lulusan anda untuk kami terima di pemerintahan,” kata Martiman.

Di tempat terpisah, Kepala BKD Nias Selatan Anarota Ndruru mengatakan bahwa kendala yang dihadapi alumni yang kampusnya belum terakreditasi, sepenuhnya menjadi urusan pihak kampus.

“Jika belum terakreditasi, maka itu urusan kampus tersebut,” kata Anarota Ndruru.

Namun pemerintah daerah melalui BKD Nias Selatan akan berupaya menyurati Kementerian agar diberi dispensasi bagi tamatan STKIP supaya dapat ikut seleksi CPNS tahun 2018 ini.

“Upaya kita pasti ada. Pemda akan menyurati Menpan RI, namun yang menentukan (boleh atau tidaknya) adalah Menpan,” ujar Anarota.

Pemerintah Kabupaten Nias Selatan pada formasi penerimaan CPNS tahun 2018 ini memiliki kuota sebanyak 162 dengan formasi 12 orang Eks Kategori II, dan untuk Formasi Umum terdiri dari tenaga guru sebanyak 53 orang, tenaga kesehatan 43 orang dan untuk tenaga teknis sebanyak 54 orang. (Wilson loi)

Baca juga: http://radarpagi.com/kapolres-nias-selatan-pimpin-peringatan-hari-kesaktian-pancasila/

News Feed