oleh

Timses Prabowo-Sandiaga Akan Polisikan Ratna Sarumpaet

-Hukum-915 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Sudah jatuh, ketimpa tangga, tambah kejeduk pula. Mungkin hal itu bisa mengibaratkan nasib yang dialami aktivis gaek Ratna Sarumpaet. Setelah mengaku berbohong soal pengeroyokan terhadap dirinya, kini dia harus berurusan dengan polisi. Pasalnya, tim sukses Prabowo-Sandiaga akan melaporkan Ratna karena telah membohongi publik.

“Kita akan laporkan. Tim kita sendiri yang akan melaporkan” kata calon wakil presiden Sandiaga Salahuddin Uno di Setnas Koalisi Prabowo-Sandiaga, Jakarta, Rabu (3/10/2018).

Rencana dilaporkannya Ratna Sarumpaet ke polisi tentu menjadi sebuah ironi, mengingat Ratna tercatat sebagai salah satu jurkamnas Prabowo-Sandi. Bahkan kubu Prabowo-Sandiaga pula yang pertama kali membuka kabar Ratna Sarumpaet dianiaya ke masyarakat.

Dengan melaporkan Ratna ke polisi, maka nantinya Sandiaga sudah memenuhi janji yang pernah diucapkan, bahwa dia sendiri yang akan melaporkan timsesnya bila terbukti menyebarkan hoaks ke masyarakat.

Sandiaga pun kembali mengingatkan siapapun anggota tim suksesnya yang membuat hoaks akan dipolisikan.

“Saya pernah buat pernyataan. Siapapun yang tergabung tim pemenangan membuat berita hoaks, maka akan dilaporkan polisi,” kata Sandi.

Kasus Ratna menghebohkan masyarakat. Baru kemarin dia mengaku dipukuli orang sampai babak belur, ternyata hari ini dia mengaku berbohong, setelah hasil penyelidikan polisi tidak menemukan bukti penganiayaan itu.

Lebam dan bengkak di muka Ratna ternyata bukan karena dipukuli orang, melainkan akibat operasi plastik berupa sedot lemak di pipinya.

Polri sendiri memastikan akan memroses semua laporan masyarakat terhadap dugaan penyebaran informasi palsu alias hoax soal pengeroyokan Ratna Sarumpaet.

“Kami tetap kumpulkan keterangan sesuai prosedur yang berlaku, kita tetap memproses semua yang masyarakat laporkan,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Polisi Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (3/10/2018).

Projo Sayangkan Tim Prabowo Sebar Hoax

Di tempat terpisah, ormas pendukung Joko Widodo, Projo, menyayangkan kelakuan Ratna yang tercatat sebagai timses Prabowo-Sandiaga.

“Di tengah upaya pemerintah serius dan sekuat tenaga menangani bencana di Sulawesi Tengah, tim capres Prabowo malah menebarkan hoax dan kebohongan. Harus dibuka dan diusut tuntas. Biar masyarakat menilai secara cerdas,” ujar Ketum Projo Budi Arie Setiadi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/10/2018).

Budi pun menduga ada sejumlah pihak lain yang ikut terlibat dalam drama Ratna Sarumpaet ini. “Drama Penganiayaan Ratna Sarumpaet harus dibuka seterang-terangnya. Kami mendukung sepenuhnya untuk dibuka siapa sutradara, penulis skenarionya, bahkan gembongnya,” kata Budi. (arman)

Baca juga: http://radarpagi.com/ini-daftar-17-tokoh-yang-dilaporkan-kopi-pojok-ke-bareskrim-polri/

News Feed