oleh

Bupati Intan Jaya: Presiden Setuju Penerimaan CPNS di Papua Dilakukan Secara Offline

 

Bogor, Radar Pagi – Presiden Joko Widodo akhirnya menyetujui sistem penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di wilayah Papua dilakukan secara offline. Selain itu, Presiden juga setuju bila penerimaan CPNS di Papua lebih mengutamakan putra-putra asli daerah di sana.

“Intinya Bapak Presiden Jokowi menyetujui sistem penerimaan CPNS di Papua dilakukan secara offline, bukan online. Bapak Presiden juga mendukung agar putra-putra asli Papua lebih diutamakan dalam penerimaan CPNS di sana,” kata Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si, usai bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Bogor, Jumat (5/10.2018) malam.

Menurut Bupati Natalis, persoalan penerimaan CPNS di Bumi Cenderawasih yang dinilai belum sepenuhnya mengakomodir Orang Asli Papua (OAP) memang menjadi point terpenting yang dibahas dalam pertemuan malam ini.

“Kita bersyukur Bapak Presiden memberi perhatian khusus pada masalah penerimaan CPNS di Papua ini dengan mengabulkan usulan kami agar dilakukan secara offline atau dilakukan dengan cara manual,” katanya.

Adapun usulan penerimaan secara offline itu diajukan karena mempertimbangkan letak geografis dan jaringan internet yang ada di Papua.

Dipimpin Gubernur Papua Lukas Enembe, rombonga pejabat asal Papua bertemu Presiden Jokowi di Istana Bogor, Jumat (5/10/2018).

Sebelumnya, dengan dipimpin oleh Gubernur Papua Lukas Enembe, Bupati Intan Jaya bersama 38 pejabat Pemprov dan Bupati/Wali Kota se-Papua lainnya, diterima Presiden Joko Widodo di Istana Bogor. Mereka membicarakan beberapa hal penting terkait pembangunan dan persoalan lain yang terjadi di Papua, khususnya penerimaan CPNS.

Berikut daftar nama rombongan selengkapnya:

Pejabat Pemprov Papua:

  1. Lukas Enembe (Gubernur Papua)
  2. Yunus Wonda (Ketua DPR Papua)
  3. Timotius Murib (Ketua MRP)
  4. Herry Dosinaen (Sekda Papua)
  5. Doren Wekerkwa (Asisten I Sekda Bisang Pemerintahan)
  6. Elisa Auri (Asisten III Sekda Bidang Umum)
  7. M. Musaad (Kepala Bappeda Prov. Papua)
  8. Nicolaus Wenda (Kepala Badan Kepegawaian Prov. Papua)
  9. Daut Ngabalin (Kadis Pemuda dan Olahraga Pemprov. Papua)
  10. Kenius Kogoya (Sekertaris Umum KONI Papua)

Pejabat Para Bupati/Wali Kota se-Provinsi Papua:

  1. Rustan Saru (Wakil Walikota Jayapura)
  2. Matius Awoitau (Bupati Jayapura)
  3. Yosina Insyaf (Wakil Bupati Sarmi)
  4. M. Markum (Bupati Kerom)
  5. Befa Jigibalom (Bupati Lanny Jaya)
  6. Ham Pagawak (Bupati Mamberamo Tengah)
  7. Constan Oktemka (Bupati Pegunungan Bintang)
  8. Abock Busup (Bupati Yahukimo)
  9. Wilem Wandik (Bupati Puncak)
  10. Likius Peyon (Bupati Yalimo)
  11. Yairus Gwijangge (Bupati Nduga)
  12. Usman Wanimbo (Bupati Tolikara)
  13. Jhon Banua (Wakil Bupati Jayawijaya)
  14. Yuni Wonda (Bupati Puncak Jaya)
  15. Isaias Douw (Bupati Nabire)
  16. Natalis Tabuni (Bupati Intan Jaya)
  17. Frans Mote (Bupati Deiyai)
  18. Yakobus Dumupa (Bupati Dogiay)
  19. Hengky Kayame (Bupati Paniai)
  20. Eltinus Omaleng (Bupati Mimika)
  21. Dorinus Dasinapa (Bupati Mamberamo Raya)
  22. Tony Tesar (Bupati Kepulauan Yapen)
  23. Yeremias Bisai (Bupati Waropen)
  24. Herry Nap (Bupati Biak Numfor)
  25. Jules Warikar (Bupati Supiori)
  26. Fredrikus Gebze (Bupati Merauke)
  27. Kristosimus Agawemu (Bupati Mappi)
  28. Elisa Kambu (Bupati Asmat)
  29. Benny Tambonop (Bupati Boven Digoel). (Om Yan)

 

News Feed