oleh

Sumber Dana Pemprov DKI untuk Kirim Ratna ke Chile Dipertanyakan

-Nasional-164 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Kebijakan Pemprov DKI yang memberangkatkan dramawan Ratna Sarumpaet ke Chile digugat. PDIP mempertanyakan asal dana Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta yang digunakan untuk mengongkosi Ratna ke sana, sebab menurut PDIP, tak pernah ada anggaran untuk keperluan tersebut dalam APBD DKI.

“Alokasi Rp 70 juta untuk memberangkatkan Bu Ratna Sarumpaet itu kan nggak ada mata anggarannya. Persoalannya di situ. Kalau sampai Dinas Pariwisata dan Kebudayaan memberikan dana, itu dia nyerap dari mana. Pertanyaannya di situ,” kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan DKI Jakarta, Gembong Warsono,Jumat (5/10/2018) malam.

Namun menurut Gembong, bila pemberian uang untuk kegiatan berasal dari dana operasional Gubernur DKI Jakarta, maka tida boleh dipermasalahkan.

“Justru yang diperbolehkan (digunakan dananya) dari Pak Gubernur. Kalau (dana operasional) Pak Gubernur justru boleh, karena dia punya dana operasional. Dana operasional gubernur bisa dialokasikan untuk hal seperti itu,” katanya.

Menurut Gembong, kejelasan soal dana yang dipakai membiayai Ratna sangat penting artinya karena sebelumnya tentu harus melalui tahapan perencanaan, dianggarkan, dibahas bersama DPRD. Dan setahu Gembong, tidak pernah ada pembahasan mengenai alokasi dana seperti itu.

“Karena kebetulan saya di Banggar, setahu saya nggak pernah ada pembahasan terhadap pengalokasian anggaran seperti itu, baik di APBD murni maupun APBD perubahan. Maka, ketika Dinas Pariwisata mengeluarkan dana seperti itu menurut saya, Dinas Pariwisata salah, walaupun dia mengeluarkan atas disposisi gubernur,” katanya.

“Masalah dekat atau tidak (Ratna Sarumpaet) dengan Pak Anies, bagi Fraksi PDI Perjuangan nggak ada urusan, yang menjadi urusan adalah alokasi anggaran tidak benar,” sambungnya.

Di tempat terpisah, Gerindra meyakini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengikuti aturan terkait pembiayaan Ratna Sarumpaet ke Chile.  

“Nggak mungkin Pak Gubernur berani ngeluarin duit tanpa ada alasan tertentu. Bisa menyalahgunakan wewenang namanya kalau nggak ada kaitan, dia bekas duta, atau apa hingga dia patut dibiayai. Itu ada mekanismenya, Sekda, SKPD terkait,” kata Wakil Ketua Fraksi Gerindra DKI Iman Satria, Jumat (5/10/2018) malam.

Harus Dikembalikan

Batal menghadiri konferensi Women Playwrights International Conference 2018 di Santiago, Chile, Pemprov DKI mengatakan Ratna harus mengembalikan kembali dana sponsor untuk tiket, akomodasi, dan uang saku dalam kurs dollar Amerika yang bila dirupiahkan kira-kira mencapai Rp 70 juta.

“Kalau tidak jadi berangkat harus dikembalikan,” kata Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri DKI Muhammad Mawardi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (5/10/2018).

Mawardi mengatakan soal besaran yang harus dikembalikan akan dihitung oleh Biro Administrasi. Dana dari APBD tersebut harus bisa dipertanggungjawabkan.

“Mungkin ada yang telah dipakai, misalnya dia sudah beli tiket, kan nanti ada hitung-hitungannya berapa besaran yang harus (dikembalikan),” katanya.

Menurut Mawardi, batas pengembalian mengikuti aturan refund pada penerbangan yang dinaiki oleh Ratna. “Batasnya tergantung airline-nya, kapan akan mengembalikan uang itu,” katanya. (mustika)

Baca juga: http://radarpagi.com/kenapa-bukan-budayawan-betawi-yang-diberangkatkan-pemprov-dki-ke-luar-negeri/

News Feed