oleh

Jokowi Buka Asian Para Games 2018, Anies dan Zulhas Disorakin Penonton

-Nasional-183 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan Indonesia membuka Asian Para Games 2018 yang digelar di Jakarta dan Bogor, 6-13 Oktober, dan diiikuti ratusan atlet disabilitas dari 43 negara.

Upacara pembukaan Asian Para Games 2018 yang mempertandingkan 18 cabang olahraga itu digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (6/10/2018) malam.

Pada kesempatan ini, Jokowi turun dari kursinya menuju panggung untuk menerima pesan dari penyandang difabel Bulan Karunia Rudianti. Presiden kemudian melepaskan jasnya dan memakai perlengkapan memanah.

Selanjutnya Jokowi, Bulan, dan Abdul Hamid (atlet panahan) memanah huruf D, I, dan S dari kata “disability” menjadi “ABILITY” sebagai simbol semangat keajaiban.

Sesuai janji panitia, upacara yang mengangkat tema We Are One ini tidak kalah menariknya dibandingkan dengan upacara pembukaan Asian Games 2018, yang digelar di tempat yang sama, 18 Agustus 2018 lalu.

Sesuai dengan tema upacara pembukaan, makna keberagaman ditonjolkan dalam acara ini dengan mahakarya seni batik dipadu dengan atraksi drum dhol yang penuh energi, dan juga cambuk bercahaya yang seolah melingkari semesta.

Jika pada pembukaan Asian Games 2018 kejutan ditampilkan dalam bentuk penampilan akrobatik Presiden Joko Widodo yang mengendarai sepeda motor menuju arena GBK. Pada pembukaan Asian Para Games 2018 ini, kejutan muncul saat Menko PMK Puan Maharani selaku Ketua Pengarah Penyelenggara, membawa bendera merah putih untuk dikibarkan oleh pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka).

Selanjutnya, Shanna Shannon mengiringi dengan Lagu Indonesia Raya bersama anak-anak Jakarta dan Desa Bengkala yang menyanyikan dalam bahasa isyarat. Dilanjutkan dengan refleksi Pancasila  oleh aktor Reza Rahadian Matulessy dan Surya Sahetapy.

Kemudian ditampilkan tarian yang terinspirasi bunga Wijaya Kusuma, yang melambangkan kelangkaan, sesuatu yang berharga dan juga kemenangan yang akhirnya menciptakan gerakan harmonis sebagai perlambang kemenangan dari sebuah persatuan.

Berikutnya, defile atlet peserta Asian Para Games 2018 dari 43 negara, yang kemudian menempati tempat duduk berdasarkan warna logo Asian Para Games yang ditampilkan dengan pertunjukan cahaya. Dalam defile ini, atlet Indonesia dipimpin oleh pembawa plakat Rosalina Oktavia.

Lagu Paralympic menyertai pengibaran bendera Asian Paralympic Committe dilanjutkan dengan pembacaan sumpah oleh para atlet, official dan pelatih. Selanjutnya ditampilkan pertunjukan yang menyampaikan pesan perdamaian.

Lalu kaldron dinyalakan oleh wayang sebagai simbolisasi bahwa sekarang tak ada manusia yang akan hidup di bawah bayangan manusia lain.

Pada upacara pembukaan Asian Para Games 2018 ini, para peserta dan penonton yang hadir bersama-sama mengheningkan cipta selama 1 menit untuk korban bencana gempa bumi di Lombok, Palu, dan Donggala.

Namun ada sedikit insiden dalam upacara pembukaan ini. Ketika Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari berpidato di atas mimbar, dia menyebutkan satu per satu nama pejabat yang hadir.

Mereka yang disebut mulai Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPR Bambang Soesatyo, dan seterusnya.

Para penonton antusias mengelu-elukan nama-nama yang disebutkan satu persatu itu, tetapi ketika nama Zulkifli Hasan dan Anies Baswedan disebut, sambutan penonton mendadak dingin. Mereka bahkan menyoraki kedua nama tadi dengan nada mencemooh. (jar)

Baca juga: http://radarpagi.com/kecil-kecil-jadi-homo-fb-gay-pelajar-garut-bikin-heboh/

News Feed