oleh

Pemerintah Sudah Gelontorkan Rp187 Triliun untuk Dana Desa

-Ekonomi-652 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan Dana Desa sudah digelontorkan pemerintah dalam 4 tahun terakhir. Pada 2015 anggaran Dana Desa sebesar Rp20 triliun, tahun 2016 menjadi Rp47 triliun, tahun 2017 naik jadi Rp60 triliun, dan tahun 2018 ini sebesar Rp60 triliun. Sementara tahun depan dianggarkan Rp73 triliun.

“Uang segede itu, artinya total sampai sekarang saja sudah Rp187 triliun, sampai akhir tahun ini. Hati-hati mengelola dana sebesar ini, Rp187 triliun, belum lagi ditambah tahun depan Rp73 triliun,” kata Jokowi saat memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi Pengendalian Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, di Balairung Kantor Bupati Deli Serdang, Deli Serdang, Sumatra Utara, Senin (8/10/2018) siang.

Karena itu dia mengingatkan, dana sebesar itu harus tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi bagi masyarakat desa. Ia mengajak semua pihak terkait untuk membuat bagaimana agar Dana Desa ini betul-betul bermanfaat.

“Artinya apa? Pembangunan desa tidak boleh setengah-setengah. Tidak boleh nanggung-nanggung, tidak boleh basa-basi. Ini harus betul-betul bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Jokowi.

Jokowi pun mengingatkan masalah pengguna anggaran,

agar pembelian barang-barang itu pembeliannya di desa dan sekitarnya, dan jangan dibiarkan mengalir ke kota.

“Jangan sampai uang yang sudah masuk desa, itu dibelikan ke kota. Hati-hati,” tutur Jokowi.

Dia memberi contoh, misalnya untuk membangun irigasi, membangun jalan, agar batunya dibeli dari desa, atau bisa dengan menggerakkan masyarakat untuk cari batu di sungai.

“Pasir beli dari desa itu, atau kalau nggak dari desa itu paling tidak di lingkup kecamatan. Semen, meski di kota kita beli bisa Rp2000-Rp3000 lebih murah. Tetap belilah di desa, mahal dikit nggak papa, tapi uangnya beredar di desa,” ucap Jokowi.

Dengan demikian, lanjut Presiden, manfaat pembangunan desa ini betul-betul dirasakan oleh masyarakat desa, bisa mengurangi kemiskinan di desa, bisa mengurangi kesenjangan di desa dan kota. Dan yang paling penting juga membuka  lapangan pekerjaan bagi masyarakat. (ingot)

Baca juga: http://radarpagi.com/setiap-bank-wakaf-kebagian-modal-rp-8-miliar/

 

News Feed