oleh

Gandeng UGM Susun Renstra/RPJMD, Bupati Intan Jaya Berharap Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

 

Yogyakarta, Radar Pagi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Intan Jaya, Papua, menggelar pertemuan dengan Pusat Pengembangan Kapasitas dan Kerjasama (PPKK) Fakultas Ilmu Sosial Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada Jumat (12/10/2018).

Menurut Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni, SS, M.Si, pertemuan yang digelar di kampus UGM ini merupakan pertemuan yang kedua kalinya. Pertemuan pertama telah digelar pada Senin (8/10/2018) lalu. Kedua pertemuan tersebut merupakan bagian dari kerjasama antara Pemkab Intan Jaya dengan lembaga PPKK untuk penyusunan Renstra dan RPJMD.

Rancangan Akhir Rencana Strategis (Renstra) merupakan dokumen perencanaan 5 tahunan Perangkat Daerah sebagai implementasi dari dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dokumen Renstra merupakan dokumen wajib yang harus dimiliki oleh setiap perangkat daerah.

Menurut Bupati, pertemuan ini sangat berguna untuk mempertajam tujuan, sasaran, arah kebijakan Renstra/RPJMD agar sesuai visi dan misi Pemkab Intan Jaya, 

“Jadi intinya rapat ini adalah penajaman tujuan, sasaran, dan arah kebijakan untuk memperkaya substansi RPJMD,” ujar Bupati Natalis Tabuni. 

“Ini merupakan gebrakan untuk mempercepat pembangunan di Intan Jaya demi tercapainya visi misi lima tahun, yaitu Intan Jaya Pintar, Intan Jaya Sehat dan Intan Jaya Sejahtera,” sambungnya.

Bupati berharap dengan menggandeng tim PPKK Fisipol UGM, maka Renstra/ RPJMD yang dihasilkan dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi peningkatan kesejahteraan rakyat Intan Jaya.

“Saya tidak ingin melihat Renstra Perangkat Daerah isinya program atau kegiatan yang sifatnya hanya belanja aparatur. Tetapi yang diharapkan adalah lebih besar pada porsi belanja publik yang mampu memberikan daya ungkit besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Suasana pertemuan pejabat Pemkab Intan Jaya dengan Tim PPKK Fisipol UGM di Kampus UGM, Yogyakarta, Jumat (12/10/2018).

Bupati berharap dokumen yang dirampungkan nantinya bisa segera dilimpahkan kepada DPRD untuk ditetapkan menjadi Perda.

“Kepada PPKK Fisipol UGM, kami mohon agar dapat memberikan pendampingan secara maksimal sehingga dokumen ini dapat diselesaikan tepat waktu,” katanya.

Selain Bupati Natalis Tabuni, pejabat Pemkab Intan Jaya lainnya yang hadir dalam pertemuan Jumat ini, antara lain Kadis PUPR, Kadis Penanaman Modal dan PTSP, Sekretaris BKD, Kabag Umum, dan Sekretaris Bappeda. Sementara dari pihak PPKK Fisipol UGM adalah Bambang Purwoko, Gabriel Lele, Isep, Danang, Nayla dan Laily. (Om Yan)

 

News Feed