oleh

Petani Buton Sukses Panen Bawang Putih di Dataran Rendah

-Ekonomi-71 views

 

Buton, Radar Pagi – BPTP Balitbangtan Sulawesi Tenggara bersama Dinas Pertanian Kabupaten Buton melakukan panen bawang putih pada dataran rendah yang berada 500 meter di bawah permukaan laut.

Panen bawang putih ini terbilang bersejarah karena untuk pertama kalinya terjadi di Kabupaten Buton maupun wilayah lainnya di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Produktivitas yang diperoleh dari penelitian ini adalah varietas Tawangmangu dengan produktivitas 6,29 ton per hektare, disusul Lumbuh Hijau 3,60 ton per hektare dan Lumbuh Kuning 2,27 ton per hektare.

Dari hasil panen tadi, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buton,  Ir. Dewangga, mengatakan varietas yang dapat dikembangkan di dataran rendah seperti Kabupaten Buton adalah varietas tawangmangu.

Menurut peneliti BPTP Balitbangtan, Ir. Agussalim, MP, produktivitas tersebut  masih dapat ditingkatkan dengan melakukan modifikasi iklim mikro seperti penambahan pupuk organik, pemulsaan dan penggunaan penaung untuk menurunkan suhu tanah.

Permintaan terhadap komoditas bawang putih selalu mengalami peningkatan di pasaran dalam negeri. Padahal, produksi bawang putih dalam negeri belum mampu mencukupi kebutuhan masyarakat, sehingga pemerintah harus impor bawang putih dari luar negeri.

Masalah yang kerap dihadapi dalam budidaya bawang putih adalah terbatasnya jumlah petani yang membudidayakan bawang putih. Petani enggan menanamnya karena keterbatasan varietas dari tanaman tersebut.

Saat ini, varietas yang tersedia hanya cocok untuk ditanam di dataran tinggi atau di ketinggian lebih dari 800 meter di atas permukaan laut.

Namun panen di Kabupaten Buton membuktikan bahwa petani dengan lahan di dataran rendah pun bisa sukses membudidayakan bawang putih asalkan menggunakan benih yang tepat. (rian)

 

News Feed