oleh

Jenazah Kedua dari Satu Keluarga Korban Penculikan Ditemukan di Sungai Blumai

-Sumatera-502 views

 

Deliserdang, Radar Pagi – Sesosok mayat ABG ditemukan di Sungai Blumai Dusun Bintang Meriah, Desa Limau Mungkur, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Minggu (14/10/2018) kemarin. Identitas jenazah diketahui sebagai Solihin, siswa SMP Negeri 2 Kecamatan Tanjungmorawa, yang menjadi korban penculikan bersama kedua orangtua dan adiknya.

Penemuan jasad Solihin merupakan yang kedua setelah jasad ayahnya, Muhajir, ditemukan lebih dulu dua hari lalu di Sungai Blumai Desa Tadukan Raga Kecamatan STM Hilir. Sungai Blumai memang melintasi beberapa wilayah desa, sehingga jenazah Solihin dan Muhajir ditemukan di desa yang berbeda, meski sungai tempat penemuan mayatnya sama.

Sementara ibu dan adik Solihin, hingga berita ini diturunkan belum diketahui nasibnya. Para korban selama ini bermukim di Gang Rambutan Dusun III, Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjungmorawa.

Jenazah Solihin ditemukan warga dalam kondisi tangan dan kaki terikat,
sekitar pukul 16.30 WIB di Sungai Blumai Kecamatan STM Hilir.

Muhajir yang menjabat manager di PT Domas hilang dari rumahnya pada Selasa (9/10/2018) lalu. Bersama Muhajir, ikut menghilang pula istri dan dua anaknya. Namun anak pertama Muhajir, Desi, selamat karena telah menikah dan mengontrak rumah sendiri.

Desi yang dihubungi wartawan mengaku tidak tahu masalah apa yang sedang dihadapi keluarga besarnya. “Selama ini mereka juga enggak pernah ada cerita punya masalah, ya itu karena orang tua saya memang enggak ada musuhnya,” kata Desi.

Desi pun hanya bisa mengenang pertemuan terakhir dengan keluarganya. “Senin malam adik saya (Solihin) masih datang ke rumah, dia belajar karena mau ujian paginya. Jam sembilan malam itu dia pulang dari rumah saya. Kalau sama ibu hari Senin (siang) masih jumpa, dia main ke rumah. Di situ terakhir saya bertemu,” katanya sambil menangis. (ingot)

Baca juga: http://radarpagi.com/kripik-anti-baper-dan-jeniper-bikin-sandiaga-ngakak/

News Feed