oleh

Ini Postingan Ahmad Dhani Sebelum Ditetapkan Sebagai Tersangka

-Nasional-904 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Kepolisian Daerah Jawa Timur menetapkan musisi Ahmad Dhani sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik karena menyebut “Banser idiot” dalam sebuah video yang beredar di dunia maya. Pihak Polda Jatim sendiri telah 10 orang saksi serta lima orang saksi ahli sebelum akhirnya menetapkan Dhani sebagai tersangka.

“Setelah memeriksa saksi-saksi ahli, seperti ahli bahasa, ahli pidana, kami merangkum, menyimpulkan dan masuk pada pemanggilan yang bersangkutan sebagai tersangka,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim Surabaya, Kamis (18/10/2018).

Barung mengatakan pihaknya telah menimbang berdasarkan bukti otentik dan keterangan tim ahli tata bahasa. Dan disebutkan bahwa ada tindak pidana di dalam video blog atau vlog yang dibuat Ahmad Dhani.

Menurut Barung, pemeriksaan terhadap Ahmad Dhani sudah diagendakan dilakukan hari ini. Namun Dhani tidak hadir tanpa memberi alasan. “Tidak datang (Ahmad Dhani) karena alasan tidak pasti,” katanya.

Sebelumnya,  Ahmad Dhani juga sempat berkali-kali tidak mengindahkan panggilan dari Polda Jatim untuk memeriksanya dalam kasus tersebut.

Ditanya apakah ada pencekalan kepada Dhani, Barung menyatakan sampai hari ini belum ada pencekalan karena yang bersangkutan pro aktif meski beralasan ingin ditunda. Maka dari itu untuk sementara Polda tidak mencekal dan hanya melayangkan panggilan ulang untuk diperiksa.

“Ditunda sampai kapan, mau di mana, dengan apa, tidak dijelaskan, sehingga kami masih memanggil untuk dilakukan pemeriksaan selanjutnya,” kata Barung.

Dia mengatakan, penyidik menjerat Dhani dengan Pasal 27 ayat 3 UU ITE Tahun 2016. Dhani akan dipanggil lagi pada pekan dalam kapasitasnya sebagai tersangka.”Nanti dikenakan pasal tentang pencemaran nama baik,” katanya.

Dalam postingan Instagram-nya, Selasa (16/10/2018) kemarin, suami Mulan Jameela ini menulis:

“UJARAN KEBENCIAN adalah pernyataan kebencian kepada ‘suatu kebaikan’.”

“‘Siapa saja pendukung penista agama adalah ba****an yang perlu diludahi’ adalah UJARAN PERLAWANAN.”

“Karena penista agama dan pendukungnya adalah begundal kriminal bukanlah ‘suatu kebaikan’,” tulisnya. (gun)

 

News Feed