oleh

Jokowi Masuk 20 Muslim Berpengaruh, PSI: Bukti Tidak Anti Islam

-Nasional-709 views

.3

Jakarta, Radar Pagi – Presiden Jokowi kembali masuk ke dalam daftar 500 Muslim Dunia Paling Berpengaruh versi Pusat Studi Strategi Islam Kerajaan (The Royal Islamic Strategic Studies Centre/RISSC) yang berkedudukan di Amman, Jordania.

Selama 3 tahun terakhir, Jokowi selalu masuk urutan 20 besar dari daftar 500 Muslim berpengaruh tersebut. Namun urutannya merosot.

Pada 2016, Jokowi berada di urutan ke-11. Pada 2017  di urutan ke-13. Pada 2018 ini di urutan ke-16. Sedangkan untuk tahun 2019 mendatang, dia sudah dimasukkan kembali ke urutan 16.

Selain Jokowi, dari Indonesia ada tokoh lain yang juga masuk ke daftar muslim berpengaruh di dunia tahun 2019, dan keduanya masuk urutan 50 besar, yakni Ketum PBNU Said Aqil Siradj (20) dan Habib Luthfi bin Yahya (37).

Adapun untuk peringkat teratas diduduki oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (1), Raja Saudi Salman bin Abdulaziz (2), Raja Jordania Abdullah Hussein (3).

Pusat Studi Strategi Islam Kerajaan menilai Jokowi sebagai pemimpin populis yang dicintai rakyat, dan Presiden Indonesia pertama tidak berasal dari militer atau elit politik.

Dia berasal dari latar belakang keluarga sederhana keturunan Jawa. Ayahnya memiliki bisnis mebel kecil, yang sering tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarga.

Karir politik Jokowi dinilai sukses, baik sebagai wali kota, gubernur, maupun presiden.

Meskipun pertumbuhan ekonomi tidak seperti yang diharapkan, namun investasi dalam infrastruktur dan pelayanan sosial diprediksi masih akan membuat Jokowi mendapat dukungan kuat dari rakyat.

Sebelumnya, pada Jumat 12 Oktober 2018, Presiden Jokowi juga sempat menjadi sorotan di Pertemuan IMF-Bank Dunia di Nusa Dua, Bali. Pidato mantan Gubernur DKI Jakarta itu saat menjadi keynote speaker di hadapan para delegasi membuat para hadirin terkesima.

Dalam pidatonya, Jokowi menggambarkan kondisi ekonomi dunia. Mulai dari perselisihan yang terjadi di antara negara-negara maju hingga dampaknya bagi perekonomian negara lain seperti negara berkembang.

Tanpa disadari jika perselisihan membuat negara-negara di dunia melupakan hal penting, yakni kondisi yang lebih berdampak bagi masyarakat dunia. Seperti perubahan iklim, penyakit, sampah plastik, dan persoalan lingkungan lainnya.

Jokowi bahkan mengibaratkan apa yang terjadi saat ini seperti dalam film Game of Thrones. Di mana para negara-negara besar tengah sibuk berperang tanpa memikirkan risiko yang terjadi dari perang itu.

Semua hal tadi menjadi poin tersendiri bagi Pusat Studi Strategi Islam Kerajaan untuk memasukkan Jokowi ke dalam daftar muslim paling berpengaruh di dunia.

Menanggapi hal tersebut, Sekjen DPP PSI, Raja Juli Antoni, mengatakan masuknya Jokowi di urutan ke-16 itu menjadi bukti bahwa Jokowi tidak anti Islam.

“Penghargaan ini dengan tegas membantah persepsi sebagian pihak yang menyatakan Jokowi dan pemerintahannya anti-Islam,” kata Antoni dalam rilisnya yang diterima redaksi, Sabtu (20/10/2018).

Menurut Antoni, penghargaan ini merupakan pengakuan dunia untuk kepemimpinan Jokowi di Indonesia. Jokowi diakui mampu memimpin sebuah negara berpenduduk muslim terbanyak di dunia.

“Pihak luar saja mengakui bahwa Presiden Jokowi memang punya kerja nyata yang membuatnya dicintai rakyat. Selama puluhan tahun, infrastruktur tidak dipedulikan. Baru di tangan Jokowi menjadi prioritas,” katanya.

Antoni melihat blusukan Jokowi juga mendapat atensi dari Pusat Studi Strategi Islam Kerajaan. Cara ini membuatnya bisa langsung mendengar dan melihat persoalan rakyat.

“Pemimpin tipe ini tak berjarak dengan realitas. Beliau tak bisa dibohongi jika ada bawahan yang berprinsip asal bapak senang,” katanya.

Selain Jokowi, Said Aqil Siradj dan Habib Luthfi bin Yahya, sebenarnya masih ada lagi tokoh Indonesia yang masuk daftar 500 Muslim Berpengaruh, namun mereka berada di dalam daftar 450 besar.

Berbeda dengan kategori 50 teratas yang disusun lengkap dengan peringkat, tak ada urutan dalam kategori 450 nama ini. Adapun di daftar 450 ini, semua nama dibagi dalam kategori-kategori tertentu. Ada kategori keilmuan, politik, administrasi hubungan agama, pengkhotbah dan pemimpin spiritual, hingga ekstrimis.

Dilansir dari situs resmi The Muslim 500 yang diakses Radar Pagi pada Sabtu (20/10/2018), nama Prabowo Subianto masuk dalam Daftar 450 Besar (The Final 450) kategori politik.
Prabowo disebut sebagai pensiunan Jenderal yang aktif menjadi politikus.

Ada pula dalam kategori politik Indonesia di 450 Besar, yakni Megawati Soekarnoputri yang merupakan putri Presiden Sukarno. Megawati disebut pernah menjadi Presiden Indonesia pertama dari kalangan perempuan, dan disebut sebagai perempuan keempat di dunia yang menjadi pemimpin bangsa mayoritas muslim.

Masuk juga nama Anis Matta, mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Dia disebut telah berbicara soal pentingnya dialog antar agama dan berkampanye atas dasar nilai-nilai konservatif. (jar)

Baca juga: http://radarpagi.com/sstt-sekarang-jokowi-punya-tongkat-kyai/

 

News Feed