oleh

Pimpin Apel Hari Santri di Makam Gus Dur, Prabowo Ingatkan Pentingnya Resolusi Jihad

-Nasional-154 views

 

Jombang, Radar Pagi – Capres Prabowo Subianto memimpin apel Hari Santri Nasional di lapangan parkir makam Gus Dur, Senin (22/10/2018) siang.

Acara yang dihadiri ratusan santri itu digelar untuk memperingati perjuangan ulama dalam merebut kemerdekaan RI.

Meski digelar di sekitar komplek Pesantren Tebuireng, namun ratusan yang mengikuti apel tersebut bukan berasal dari pesantren Tebuireng maupun dari pondok-pondok pesantren yang ada di wilayah Jombang. Mereka justru berasal dari luar kota, seperti Malang dan Banyuwangi.

Hal tersebut, menurut pengasuh pondok pesantren Tebuireng KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah, para santri Tebuireng tidak libur sekolah sehingga mereka menggelar apel Hari Santri di sekolahnya masing-masing. 

“Santri Tebuireng tidak kita liburkan. Tapi menggelar acara peringatan Hari Santri di sekolahnya masing-masing,” kata Gus Sholah, di lokasi acara, Senin (22/10/2018).

Apel Hari Santri digelar cukup meriah. Para peserta terlihat antusias dan khidmat menghadiri acara itu.Tak urung, Prabowo merasa kagum dengan mentalitas mereka.

“Saya senang melihat ada santri zaman sekarang meskipun kondisi panas tetap tidak bergerak,” kata Prabowo dalam sambutannya.

Prabowo juga mengatakan tentang peran resolusi jihad 22 Oktober yang dicetuskan KH Hasyim Asyari bersama para ulama NU. “Dari resolusi jihad tersebut kita mengetahui peran ulama dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” kata Prabowo.

Dia memuji semangat ulama merebut dan mempertahankan kemerdekaan dari penjajah. Menurut dia, semangat ulama dan para pahlawan itu harus menjadi teladan bagi generasi muda.

“Berawal dari resolusi jihad ini menumbuhkan semangat patriotik masyarakat melawan penjajah. Padahal Inggris itu adalah pemenang perang dunia kedua,” katanya.

Melalui resolusi jihad itu pula, sambung Prabowo, ribuan santri kemudian dikerahkan untuk ikut berjuang melawan tentara sekutu di Surabaya.

Karena itu, kata Prabowo, resolusi jihad yang dimotori KH Hasyim Asyari menjadi bagian penting dari sejarah rakyat Jawa Timur dan seluruh Indonesia saat merebut kemerdekaan

Melalui Hari Santri, Prabowo mengajak seluruh generasi muda baik santri maupun pelajar menghormati jasa-jasa para pahlawan. (jar)

Baca juga: http://radarpagi.com/di-ponpes-tebu-ireng-prabowo-dan-sandi-kompak-pakai-sarung-hijau/

 

 

News Feed