oleh

Launching Koperasi 5.0 CORICO Indonesia

-Ekonomi-163 views

 

Jakarta, Radar Pagi – Koperasi 5.0 CORICO Indonesia dilaunching, di Grand Hyyat Ball Room, Selasa (23/10/2018), dengan mengambil tema “Rumah Besar Usaha Bersama Tata Kelola Ekonomi Rakyat Milenial,”.

“Koperasi ini mengenalkan visi untuk membangun ekonomi rakyat berjaringan yang kokoh dan bertaraf global dengan menerapkan state-of-the-art teknologi dan system serta filosofi back-to-nature. Indonesia tidak punya pilihan kecuali melakukan “corporate restructuring” menuju model BUMR,” ujar Ketua Koperasi 5.0 CORICO Indonesia, Dr.Ir.Muhammad Taufik dalam sambutannya.

Pada kesempatan itu, Ketua Dewan Pengawas Mayjen Purn Saurip Kadi mengutarakan (Badan Usaha Milik Rakyat) bertumpu pada People Cybernomics. Dimana sentra-sentra produksi masyarakat diorganisir dalam sebuah jaringan perdagangan dan keuangan yang berbasis teknologi informasi telekomunikasi, sehingga terbentuk jaringan pasar lokal, nasional dan menjangkau global. Sementara, sektor swasta terbuka untuk inovasi baru dari para entrepreneur yang kreatif dan kompetitif.

“Maka, semua komponen masyarakat hidup secara harmonis dalam bingkai Korporasi Indonesia Baru (The New Indonesia Incorporated),” kata Saurip.

Misi CORICO yang berpusat di Korea Selatan ini adalah membangun jaringan rakyat yang menempatkan manusia sebagai aset utama penggerak energy alam semesta yang geraknya dapat memberikan nilai tambah (value added) secara sosial, ekonomi, dan budaya melalui persahabatan dan silaturahmi antar individu antar kelompok antar golongan antar bangsa dengan menjunjung tinggi kebhinekaan sebagai berkah Tuhan semesta alam.

Di Korea Selatan, anggota CORICO mencapai ribuan dan mereka adalah para pengusaha menengah yang memiliki pabrik berbagai macam produk yang “back to nature” dan/atau teknologi nano terbaru yang ke depan akan menggantikan produk-produk kimia yang merusak alam.

CORICO sekarang berkembang di Thailand, India, Vietnam, Malaysia, USA, Eropa, Jepang, RRC dan akan mulai di Indonesia. Salah satu penyebab yang membuat CORICO di Korea berkembang pesat karena kelas CORICO Connecting People for Excell menengahnya mengikuti perkembangan teknologi dan peradaban mengarah ke semua transaksi akan pakai corico platform sehingga tidak perlu ribet pakai LC, BG, dll instrument bank.

Bentuk Kerjasama dengan Indonesia adalah Koperasi to Koperasi melalui platform online Corico. Transaksi antar anggota tidak perlu melalui pihak ketiga, semudah transfer pulsa handphone.

Intinya, model ini akan mengintegrasikan dan mengefisienkan bisnis-bisnis finansial seperti produk-produk perbankan, bursa saham, trading forex, asuransi, trading komoditi berjangka, mengubah variable “asset” dalam bisnis manajemen asset, dalam satu platform online dimana setiap orang langsung berperan sebagai bankir, insurance broker, asset manajer, fund manajer, money changer dll peran untuk diri sendiri.

Tanpa mediasi pihak lain, karena koneksitas antar anggota adalah langsung melalui platform Corico online. Transaksi antar anggota lintas negara juga tidak perlu pakai Bank LC atau BG karena sama-sama memiliki Corico wallet. Makanya disebut Koperasi to Koperasi.

Launching ini dihadiri ratusan anggota maupun calon anggota yang berasal dari berbagai kalangan dan profesi. Hadir juga Deputi Pengembangan Sumber Daya Manusia mewakili Kementerian Koperasi dan UMKM dan yang mewakili KH Ma’aruf Amin. (igo)

News Feed