oleh

Dari Gurame Sampai Alat Bantu Dengar Dibagikan di Penutupan TMKK DKI Jakarta

 

Jakarta, Radar Pagi – Penutupan penggalangan TNI Manunggal KB Kesehatan (TMKK) tingkat DKI Jakarta diisi dengan berbagai kegiatan, seperti pelayanan kesehatan, KB kesehatan, IVA Servik, pelayanan pengobatan mata gratis, pengobatan umum dan pemberian sembako gratis untuk warga tidak mampu.

Uniknya, dalam acara yang digelar di Plaza Museum Fatahillah, Pinangsia, Tamansari, Rabu (24/10/2018) itu, panitia juga membagikan ikan gurame dan ikan nila kepada masyarakat.

Selain itu, juga diisi dengan pemberian kursi roda, pemberian buku belajar, bazar sembako dan pakaian, alat bantu dengar, akte kelahiran, dan Pelayanan SKCK Gratis. Semua itu diberikan agar masyarakat yang memerlukan bisa merasa bahagia.

“Gubernur DKI Jakarta juga menginginkan masyarakatnya bisa bahagia,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta, Tuty Kusumawati di lokasi acara.

Berdasarkan hasil survey, indeks kebahagian warga DKI Jakarta masih tertinggal dengan daerah lain di Indonesia. “Hasil survei menyebutkan, indeks kebahagiaan tahun 2017, warga DKI Jakarta menempati urutan 19 dari 34 propinsi. Urutan pertama Indeks kebahagian diduduki propinsi Maluku Utara,” jelas Tuty.

Karena itu, kata Tuti, Pemda DKI Jakarta terus berupaya melakukan pembenahan dalam mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Upaya tersebut tertuang pada sejumlah program peningkatan kesejahteraan.   

Untuk mengubah indeks kebahagiaan, diperlukan berbagai program kegiatan dalam rangka mewujudkan peningkatan kesejahtaraan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan TNI Manunggal KB Kesehatan (TMKK).

“TMKK menjadi salah satu isyarat kita semua dalam rangka pencapaian taraf hidup masyarakat. Kita menginginkan, kurun lima tahun ke depan, posisi indeks kebahagiaan warga Jakarta bisa meningkat. Minimal masuk lima besar,” kata Tuty.

Di lokasi yang sama, Komandan Korem 052 Wijayakrama, Letkol (Kav) Agustinus Purboyo mengatakan bahwa Program TNI Manunggal KB Kesehatan (TMKK) tahun 2018, ini telah berlangsung selama 6 bulan, dari bulan Mei hingga Oktober.

Tujuan pelaksanaan KB Kesehatan adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta peningkatan kualitas kesehatan. Sasaran program TNI diprioritaskan pada daerah tertinggal,permukiman padat penduduk dan warga kurang mampu. 

Program ini menjadi bukti nyata TNI, khususnya Kodam Jaya, untuk bersingergitas membantu pemerintah daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan warga melalui layanan kesehatan.

“Melalui Kegiatan KB Kesehatan, kita wujudkan sinergritas antara TNI, Pemerintah Dan BKKBN, dalam usaha peningkatan kualitas kesehatan. Guna meningkatkan taraf hidup dan kesejateraan masyarakat di daerah,” tuturnya. 

Turut hadir pada kesempatan itu Pangdam Jaya Mayjen Joni Suprianto, Aster Kasdam Jaya Kolonel Jacki, Komandan Korem 052/WK, Kolonel Kav Agustinus Purboyo,  Dandim 0503/JB Letkol Inf Andri Hendri Masengi, Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Hanny Hidayat, Wali Kota Jakarta Barat H Rustam Efendi dan sejumlah pejabat Pemda DKI Jakarta lainnya. (indra) 

 

 

 

News Feed